Berita Gresik

Besok, 50 Anggota Baru DPRD Gresik Periode 2019-2024 Dilantik, Seorang Berstatus Terdakwa 

Terdakwa Mahmud dibawa ke tahanan dengan kawalan ketat aparat kepolisian. Mahmud divonis 2 tahun penjara terkait kasus tanah, tetapi banding.

Besok, 50 Anggota Baru DPRD Gresik Periode 2019-2024 Dilantik, Seorang Berstatus Terdakwa 
surya.co.id/sugiyono
DITAHAN - Anggota DPRD Gresik terpilih Mahmud saat dibawa ke tahanan dengan kawalan ketat aparat kepolisian. PN Gresik memvonis Dua tahun penjara Mahmud terkait kasus tanah dan kini kasusnya dalam proses banding, Kamis (15/8/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Sebanyak 50 anggota DPRD Gresik terpilih periode 2019-2024 akan dilantik pada Jumat (23/8/2019).

Di antara 50 anggota baru tersebut, terdapat seorang berstatus terdakwa, yakni Mahmud (54). Anggota dewan dari Partai Nasden itu terseret kasus jual beli tanah.

Namun, meski berstatis terdakwa Mahmud dipastikan akan mengikuti pelantikan karena penahannya ditangguhkan.

Hal ini tegaskan Sekretaris DPRD Gresik Darmawan, Kamis (22/8/2019). Menurutnya Mahmud akan mengikuti pelantikan bersama 50 anggota DPRD Gresik terpilih lainnya.

"Tadi, saat geladi bersih pelantikan, Ketua Pengadilan Negeri Gresik meminta agar ada satu tempat untuk saudara Mahmud," kata Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan mengatakan, ketua Pengadilan Negeri Gresik juga memastikan bahwa izin penangguhan penahanan Mahmud untuk mengikuti pelantikan sudah turun dari Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur.

"Informasinya, izin dari PT (Pengadilan Tinggi) Jawa Timur sudah turun, sehingga besok bisa mengikuti pelantikan," imbuhya.

Mahmud divonis dua  tahun penjara oleh majelis hakim PN Gresik atas kasus jual beli tanah, namun dia melakukan banding.

"Kita masih berusaha untuk mengajukan penangguhan penahanan ke PT Jatim. Semoga diberi izin," kata Gunadi, penasehat hukum terdakwa Mahmud saat di PN Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved