Minggu, 12 April 2026

Berita Jember

Tour d'Indonesia (TdI) 2019, Etape 3 Peserta sempat Ditantang Cuaca Panas dan Angin Kencang 

Sebanyak 83 pebalap Tour d'Indonesia (TdI) 2019 menyelesaikan etape 3 TdI di Kabupaten Jember, Rabu (21/8/2019).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Parmin
surya.co.id/sri wahyunik
Sejumlah pebalap Tour d'Indonesia 2019 memasuki garis finish etape 3 di Jl Sultan Agung Kabupaten Jember, Rabu (21/8/2019). Etape 3 TdI 2019 menjadi etape terpanjang dari lima etape TdI 2019 yakni 193 KM dari Kota Batu ke Jember. 

Surya.co.id | JEMBER - Sebanyak  83 pebalap Tour d'Indonesia (TdI) 2019 menyelesaikan etape 3 TdI di Kabupaten Jember, Rabu (21/8/2019). Sekitar ukul 14.20 Wib, para pebalap mulai memasuki garis finis di Jl Sultan Agung, di sebelah Masjid Jami' Al-Baitul Amien Jember.

Marcus Culey dari Team Sapura Cycling menjadi pebalap pertama yang memasuki finish etape 3 untuk kategori individu (stage individual).

Etape 3 menempuh jarak 193 KM dari Kota Batu hingga Jember. Culey menempuh jarak itu selama 4 jam 15 menit 35 detik.

Juara kedua etape 3 untuk kategori individu adalah Rohan Du Plooy dari Protouch, dan juara ketiga adalah Yudai Arashiro dari Kinan Cycling Team.

Di etape ketiga ini juga diberikan penghargaan untuk sejumlah kategori. Pebalap yang meraih 'red jersey' untuk kategori best sprinter adalah Rohan Du Plooy dari Protouch.

Sedangkan peraih 'blue jersey' untuk kategori best climber atau raja tanjakan adalah Thoma Lebas dari Kinan Cycling Team. Sementara 'yellow jersey' untuk best Asian rider dicapai oleh Huat Goh Choon dari Terengganu Inc TSG Cycling Team.

Sementara akumulasi poin tercepat selama tiga etape TdI 2019 masih dipegang oleh Angus Lyons dari Oliver's Real Food Racing. Lyons meraih 'green jersey'.

Rohan Du Plooy yang baru kali pertama ikut TdI mengakui etape 3 ini terbilang etape berat. Sebab rute yang ditempuh adalah rute terpanjang di lima etape TdI.

"Etape yang cukup berat," ujarnya. Cuaca panas dan angin yang cukup kencang menjadi tantangan bagi pebalap tersebut.

Dia berharap bisa menjadi yang tercepat di etape 4. Meskipun dia juga mengaku etape itu akan menjadi etape yang terbilang berat karena akan berakhir di bawah Gunung IJen.

"Etape 4 juga berat karena akan menuju Kawah Ijen. Tentunya berusaha menjadi yang pertama," tegasnya.

Sementara itu, Pengurus PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), Bagus mengatakan etape 3 merupakan etape terpanjang dari keseluruhan etape di TdI 2019.

"Tantangan di etape 3 ini selain etape paling panjang, juga cuaca yang panas dan angin cukup kencang," ujar Bagus.

Kecepatan pebalap TdI di etape 3 ini rata-rata mencapai 45,31 KM/Jam.

Namun, secara keseluruhan perjalanan pebalap dari start etape 3 di Kota Batu hingga finish di pusat Kota Jember berjalan secara lancar.

"Bahkan animo masyarakat Jember sangat bagus. Dari beberapa kilometer sebelum garis finish, kanan kiri rute dipadati penonton," imbuhnya.

Perjalanan TdI 2019 akan diteruskan dalam etape 4 yang dimulai di Jl Sudarman, depan Kantor Pemkab Jember, Kamis (22/8/2019) pagi. Etape 4 menempuh jarak 150 KM dari Jember ke Paltuding, Kawah Ijen, Banyuwangi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved