Berita Bangkalan Madura

Pria di Bangkalan Madura Kabur setelah Dikejar Polisi dan sempat Buang Sabu Senilai Rp 180 Juta

"Tersangka AM melarikan diri melalui pintu belakang sambil membaw tas plastik warna biru," ungkap Kasubbag Humas Polres Iptu Suyitno.

Pria di Bangkalan Madura Kabur setelah Dikejar Polisi dan sempat Buang Sabu Senilai Rp 180 Juta
surya.co.id/ahmad faisol
 AM dengan barang bukti berupa sabu-sabu saat di Mapolres Bangkalan Madura, Rabu (21/8/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Keheningan malam di alam pedesaan Dabung Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan mendadak berubah gaduh Senin (19/8/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Itu setelah Satuan Reskoba Polres Bangkalan Madura menggerebek sebuah rumah warga setempat, AM (48). Pelaku bukannya menyerah, tersangka malah kabur.

"Tersangka AM melarikan diri melalui pintu kamar belakang sambil membaw tas plastik berwarna merah muda kombinasi warna biru," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno, Rabu (21/8/2019).

Tak ingin target lepas, sejumlah anggota Satuan Reskoba Polres Bangkalan melakukan pengejaran. Situasi tersebut menyita perhatian sejumlah tetangga.

"Tersangka tertangkap di belakang rumah tetangga. Tas yang dibawanya dibuang namun kami temukan," jelasnya.

Dari dalam tas plastik itu, polisi menemukan barang bukti berupa narkona jenis sabu seberat total 247,76 gram atau hampir seberat 2,5 ons.

Sabu itu dikemas dalam lima kantong plastik klip dengan berat masing-masing 98,70 gram, 55,11 gram, 50,07 gram, 28,81 gram, dan 15,07 gram.

Suyitno mengungkapkan, hasil pemeriksaan terhadap AM diketahui bahwa sabu itu akan diedarkan kembali setelah dibeli seharga Rp 180 juta melalui seorang perantara berinisial ML.

"Membeli ke HF, namun masih terbayar Rp 80 juta. Keduanya (ML dan HF saat ini kami tetapkan sebagai DPO," ungkapnya

AM dijerat Pasal 114 (2) Sub 112 (2) Jo Pasal 132 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Hasil tes urine AM positif. Ia terancam pidana minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved