Berita Tulungagung

Perketat Aturan, 10 Persen Penghuni Rusun Jepun Tulungagung Keluar, Satu Diusir

Kabupaten Tulungagung kembali mendapatkan satu rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dari pemerintah pusat.

Perketat Aturan, 10 Persen Penghuni Rusun Jepun Tulungagung Keluar, Satu Diusir
SURYA.co.id/David Yohanes
Rusunawa MBR di Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kabupaten Tulungagung kembali mendapatkan satu rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dari pemerintah pusat.

Alokasi Rusunawa ini tidak lepas dari keberhasilan Pemkab Tulungagung, untuk mengelola Rusunawa masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) lama yang diberikan tahun 2017 silam.

Kasi Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Sumber Daya Air (PKPSDA) Tulungagung, Ulul Azmi mengatakan, antrean calon penghuni Rusunawa mencapai 200 orang lebih.

“Mereka yang daftar kepada kami, sejak Rusunawa yang lama dioperasikan,” terang Ulul, yang juga Kepala Pengelola Rusunawa.

Menurutnya, selama ini antusiasme masyarakat untuk menempati Rusunawa sangat tinggi. Karena itu pihaknya juga memberlakukan aturan yang sangat ketat.

Misalnya penyewa benar-benar kelompok MBR dan warga asli Tulungagung.

Bahkan ada petugas yang melakukan survei, untuk memastikan calon penyewa memang belum punya rumah.

Dari 70 kamar yang ada di Rusunawa lawa, 67 kamar di antaranya penuh terisi.

Sedangkan tiga kamar di lantai bawah, yang seharusya untuk difabel dan manula dikosongkan untuk cadangan.

“Cadangan ini diperlukan jika ada kamar yang butuh perbaikan. Penghuninya dipindah sementara ke kamar cadangan,” tutur Ulul.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved