Berita Kediri

Ditinggal Belanja, Rumah dan Warung Warga Desa Jongbiru Habus Terbakar

Bangunan rumah dan warung yang hangus terbakar berukuran 6 x 10 meter, sejumlah surat berharga dan barang-barang milik korban juga ikut ludes

Ditinggal Belanja, Rumah dan Warung Warga Desa Jongbiru Habus Terbakar
SURYA.co.id/Didik Mashudi
Polisi memasang police line di TKP rumah dan warung yang terbakar di Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri hangus terbakar, Rabu (21/8/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Ditinggal berbelanja ke toko, rumah yang juga sekaligus warung milik Dasri (57) warga Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri hangus terbakar, Rabu (21/8/2019).

Informasi yang dihimpun Surya.co.id, kebakaran yang menimpa rumah Dasri berawal saat pemilik rumah sedang belanja. Saat kejadian yang ada di rumah hanya Agustina, menantunya.

Api diketahui saat Agustina selesai mencuci piring melihat kepulan asap warna hitam dari dalam kamar korban. Selanjutnya, setelah dilihat api di dalam kamar sudah membesar sehingga Agustina panik dan berteriak minta tolong warga. Kobaran api kemudian semakin membesar dan kepulan asap keluar dari genting.

Edi Pramono yang mendengar teriakan korban kemudian membantu melepaskan tabung gas LPG yang berada di dalam warung serta mengeluarkan barang-barang yang mudah terbakar. Warga lainnya juga berdatangan ke lokasi segera memberikan pertolongan kepada korban.

Kejadian itu juga dilaporkan ke pemadam kebakaran PT Gudang Garam yang mendatangkan 4 unit mobil PMK.

Namun kebakaran kebakaran sudah membesar hingga menghanguskan bangunan warung dan rumah milik korban.

Bangunan rumah dan warung yang hangus terbakar berukuran 6 x 10 meter, sejumlah surat berharga dan barang-barang milik korban juga ikut ludes dilahap si jago merah.

Malahan perabot dan baju milik keluarga yang ada di almari, berikut satu set alat musik drum yang ada di dalam rumah juga ikut hangus terbakar.

Kasubag Humas Polres Kediri, Iptu Purnomo saat dikonfirmasi menjelaskan, pada musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil yang saat ini masih dihitung.

Sementara pengakuan korban, sebelum meninggalkan kamarnya untuk belanja tidak menyalakan obat nyamuk bakar. Stop kontak yang menancap di listrik hanya kipas angin, namun kipas angin tidak menyala.

Untuk penyelidikan kasusnya petugas telah mengamankan potong kayu sudah terbakar, sebuah genteng, sebuah stavolt dalam keadaan terbakar, satu rangka kipas angin dalam keadaan hangus terbakar. Lokasi bangunan yang terbakar telah dipasang police line.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved