40 Tahun RS Mount Elizabeth, Indonesia Jadi Pasar Terpenting & Terus Tawarkan Inovasi Teknologi Baru

RS Mount Elizabeth pada 2019 ini memperingati 40 tahun perjalanannya menjadi salah satu penyedia layanan kesehatan di Asia Pasifik

40 Tahun RS Mount Elizabeth, Indonesia Jadi Pasar Terpenting & Terus Tawarkan Inovasi Teknologi Baru
istimewa
Suasana pelayanan kesehatan di RS Mount Elizabeth 

SURYA.co.id - Rumah Sakit (RS) Mount Elizabeth pada 2019 ini memperingati 40 tahun perjalanannya menjadi salah satu penyedia layanan kesehatan di Asia Pasifik. Indonesia telah menjadi pasar terpenting bagi RS Mount Elizabeth dengan pasien lintas generasi yang telah memercayakan layanan kesehatan mereka.

Jumlah kunjungan pasien Indonesia juga terus bertambah. CEO RS Mount Elizabeth, Dr Noel Yeo, menyebut pilar utama RS Mount Elizabeth adalah dokter spesialis yang terampil, teknologi canggih, dan layanan prima.

"Kami punya lebih dari 1.500 tenaga spesialis multidisipliner di bawah satu atap. Konsentrasi spesialis ini tidak tertandingi di Asia dan merupakan keunggulan utama karena kasus-kasus rumit memerlukan pendekatan tim dan tidak dapat ditangani oleh satu spesialis saja," kata Yeo pada rilis yang diterima, Rabu (21/8/2019).

Berawal sebagai rumah sakit perawatan tersier akut, lanjut Yeo, RS Mount Elizabeth telah membangun reputasinya sebagai fasilitas perawatan untuk operasi kompleks dan perawatan kritis.

Tak hanya itu, pihaknya juga menawarkan keahlian kelas dunia dengan prosedur canggih seperti transplantasi organ, bedah onkologi, bedah jantung tingkat lanjut, prosedur minimally invasive, bedah robotik, dan perawatan kesuburan.

Dalam 40 tahun terakhir, Rumah Sakit Mount Elizabeth telah menorehkan banyak prestasi perintis dan penting, di antaranya menjadi rumah sakit swasta pertama di Asia Tenggara yang melakukan Living Donor Liver Transplant dan robotic neck dissection.

Pada 2004 menjadi rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang melakukan Minimally Invasive Robotic Surgery untuk bedah umum, jantung, dan urologi menggunakan sistem bedah
da Vinci empat-lengan.

Lalu pada 2005, RS Mount Elizabeth adalah rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang mengenalkan teknologi 64 iris untuk CT koroner angiogram.

Pada 2019, RS Mount Elizabeth meluncurkan Radixact, teknologi Tomotherapy generasi ke-4, sistem terintegrasi yang memberikan radiasi yang ditargetkan ke tumor sambil menyisakan jaringan sehat di sekitarnya.

RS Mount Elizabeth berusaha lebih keras untuk membuat para pasien internasional merasa nyaman seperti di rumah sendiri, dengan menawarkan layanan concierge khusus, juru bahasa yang berbicara berbagai bahasa, bahkan menu khusus untuk memenuhi selera pasien.

Untuk mengapresiasi hubungan yang erat dengan para mitra dan komunitas pasien di Indonesia, RS Mount Elizabeth baru-baru ini memperingati 40 tahun perjalanannya dengan menggelar Art Workshop Eksklusif dan malam perayaan bertajuk ‘The State of the Art in Mount Elizabeth Journey’ di Jakarta.

“RS Mount Elizabeth telah melayani pasien Indonesia selama bertahun-tahun. Seiring waktu, kami telah membina hubungan yang erat dengan banyak komunitas pasien dan berbagi kisah harapan dan kehidupan yang berkesan dengan mereka, ” tutup Yeo.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved