Merajut Perdamaian di Tanah Papua

Wakil Walikota Malang Meminta Maaf dan Membantah Pernyataan Akan Memulangkan Mahasiswa Papua

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko minta maaf dan membantah telah membuat pernyataan akan memulangkan mahasiswa asal Papua di Malang

Wakil Walikota Malang Meminta Maaf dan Membantah Pernyataan Akan Memulangkan Mahasiswa Papua
SURYAMALANG.COM/rifky edgar
Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, meminta maaf dan membantah telah membuat pernyataan akan memulangkan mahasiswa asal Papua di Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko membantah telah membuat pernyataan akan memulangkan mahasiswa asal Papua di Malang saat kericuhan terjadi beberapa waktu lalu. 

"Untuk memperjelas pemberitaan selama dua tiga hari ini, bahwa saya tidak pernah mengeluarkan statement memulangkan mahasiswa Papua sesuai dengan rekaman yang beredar," ucap Bung Edi, sapaan akrabnya, Selasa (20/8).

Bung Edi malah meminta kepada mahasiswa asal Papua agar tetap belajar dan menuntut ilmu di Kota Malang.

Dia juga mencontohkan bahwa mahasiswa Papua di Kota Malang kini bisa melakukan aktivitas belajarnya dengan damai dan nyaman.

Bahas Konflik Papua, Tiga Gubernur, Kapolri, Menkopolhukam dan Mendagri Akan Kumpul di Jatim

Ada Rasisme Saat Aksi di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, Ormas di Surabaya Meminta Maaf

Dituding Jadi Pemicu Konflik di Papua, ini Penjelasan Ormas di Surabaya

"Mereka di sini aman, hal ini dibuktikan dan sudah dijamin oleh kepolisian. Kita harus berfikir ke depan mahasiswa yang studi di Kota Malang harus berjalan dengan baik," ujarnya.

Berkaitan dengan insiden yang terjadi pada tanggal 15 Agustus tersebut, Bung Edi bersama dengan Wali Kota Malang, Sutiaji, Forkopimda dan seluruh lapisan masyarakat bersepakat untuk menjaga Kota Malang

Bung Edi juga meminta maaf kepada masyarakat Papua atas insiden kericuhan di Kota Malang.

"Ini kan untuk kepentingan nasional, mari kita bersatu kembali untuk kesatuan dan persatuan bangsa, supaya semuanya lebih baik," tandasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved