Berita Mojokerto

Ponpes Mamba'Ul Ulum Bantah Ada Kekerasan oleh Santri Senior, Anisatul Sebut AR Jatuh dari Tangga

Kondisi kamar AR yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP) kasus dugaan kekerasan, Selasa (20/8/2019).

Ponpes Mamba'Ul Ulum Bantah Ada Kekerasan oleh Santri Senior, Anisatul Sebut AR Jatuh dari Tangga
surya.co.id/febrianto ramadani
Kondisi kamar AR yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP) kasus dugaan kekerasan terhadap santri, Selasa (20/8/2019) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Machfudin Akbar dan Anisatul Fadhilah, pengurus santri dan santriwati Pondok Pesantren Mamba"Ul Ulum membantah adanya tindak kekerasan yang dilakukan WN (17) kepada AR (16).

"Kejadiannya malam jam setengah 12. Kami tidak tahu karena tiba-tiba, kami mendapatkan laporan penjaga asrama bahwa AR jatuh," kata Anisatul, Selasa (20/8/2019).

Anisatul mengaku pihak pondok segera membawa AR ke rumah sakit Sakinah, namun ia kemudian mendapatkan surat rujukan agar korban dibawa ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

"Namun nyawanya tidak tertolong saat dirawat di Sakinah, saya sudah mengurus administrasinya dengan cepat," lanjut Anisah.

Masih kata Anisatul, berdasarkan informasi yang ia himpun, AR yang meninggal di rumah sakit Sakinah pada jam 12 malam disebabkan karena jatuh dari tangga dengan ketinggian sekitar 10 meter, usai kelelahan mengikuti gerak jalan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh pondok pesantren tersebut.

"Insya Allah bukan karena kekerasan, karena setiap malam ada ustadnya yang siap setiap jam bergantian jaga kamar. Suasana kamar juga kondusif baik-baik saja dan tidak ada apa-apa, pola asuh dari kami selama ini tidak masalah, kalau ada santri yang nakal hukumannya cuma membersihkan halaman, ngaji, hafal surat," jelas Anisatul.

Dia menambahkan, Pondok Pesantren Mamba Ul Ulum memiliki tiga tenaga pengamanan yang selalu keliling lingkungan Pondok.

Anisatul menyebut, AR merupakan santri baru yang masuk pada Juli 2019.

"AR dari bayi dititipkan bibinya ke Sidoarjo. Menginjak kelas satu SD, AR masuk ke panti asuhan, tapi dikeluarkan oleh pihak panti asuhan. AR lalu mondok di sini atas inisiatif dia sendiri," ungkapnya.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved