Persebaya Surabaya

Mental Persebaya Diuji Seusai Tak Ada Pelatih dan Kalah dari Arema, Manajemen Sebut akan Evaluasi

Kondisi mental tanding Persebaya Surabaya makin terpuruk seusai kehilangan pelatih kepala dan kalah telak dari Arema FC

Mental Persebaya Diuji Seusai Tak Ada Pelatih dan Kalah dari Arema, Manajemen Sebut akan Evaluasi
surya/habibur rohman
Irfan Jaya saat berduel dengan Jayus Hariono di final leg 1 Piala Presiden 2019 Persebaya Surabaya Vs Arema FC di Stadion GBT, Selasa (9/4/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Kondisi mental tanding Persebaya Surabaya sedang mendapat ujian besar pada Liga 1 2019 ini. Kehilangan pelatih kepala di tengah kompetisi dan terakhir kalah telak 4-0 dari rival abadi Arema FC, membuat Bajul Ijo makin terpuruk.

Meski kompetisi Liga 1 2019 masih panjang, pembenahan harus segera cepat dilakukan tim yang berdiri pada 1927 ini. Persebaya masih punya jalan dan peluang untuk memperbaiki diri, bangkit, dan jangan mudah menyerah dan putus asa.

Caretaker Persebaya, Bejo Sugiantoro, mengatakan membangkitkan motivasi Ruben Sanadi CS jadi kunci utama yang ia lakukan seusai Djadjang Nurdjaman hengkang.

Bejo pun menyadari kekalahan atas Arema FC pekan lalu menjadikan mental bertanding skuatnya makin menurun dan berada di bawah tekanan.

“Fokus kami memotivasi, karena ini masa transisi saya di sini (Persebaya) caretaker, mau tidak mau dalam kondisi ini dengan tidak adanya coach Djanur dan kekalahan kemarin (Arema FC), kami memotivasi saja, kaitannya dengan mental,” terang Bejo Sugiantoro, Senin (19/8/2019).

Semakin berat, karena hadapi Perseru tanpa diperkuat Hansamu Yama yang absen karena sanksi dari Komdis.

Termasuk juga dua laga setelahnya hadapi Persija dan Bhayangkara FC yang sangat mungkin Pesebaya tidak akan diperkuat tiga pemainnya, Hansamu Yama, Otavio Dutra, dan Irfan Jaya yang harus bergabung pemusatan latihan Timnas Indonesia dalam persiapan Kualifiksi Piala Dunia 2022.

"Situasi memang sedang sulit. Tapi untuk hal teknis, saya tidak ragu sedikit pun kepada anak-anak. Hanya butuh sentuhan motivasi saja," ujarnya.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, berharap pemain Persebaya tampil lebih maksimal jelang berakhirnya putaran pertama Liga 1 2019.

Jika tidak, bisa jadi akan menjadi salah satu pemain yang akan masuk perombakan untuk putaran kedua.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved