KPU Tulungagung Belum Dapat Dokumen Formal dari KPK, Supriyono Kemungkinan Tetap Dilantik

"Hingga saat ini kami belum mendapat bukti formal dari KPK, yang menjelaskan status tersangka," terang Mustofa, Selasa (20/8/2019).

Penulis: David Yohanes | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Ketua KPU Tulungagung, Mustofa. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung telah melengkapi berkas pelantikan anggota DPRD Tulungagung terpilih.

KPU Tulungagung telah selesai, dan tinggal menunggu pelantikan, yang rencananya dilaksanakan Sabtu (24/8/2019).

Terkait status tersangka Supriyono, salah satu Caleg yang sudah ditetapkan, kemungkinan akan tetap dilantik.

Ketua KPU Tulungagung, Mustofa mengatakan, sampai saat ini KPU belum punya bukti formal dari KPK.

"Hingga saat ini kami belum mendapat bukti formal dari KPK, yang menjelaskan status tersangka," terang Mustofa, Selasa (20/8/2019).

Lanjutnya, saat ini seluruh berkas sudah dimasukkan ke Gubernur Jawa Timur.

Karena bukti formal dari KPK belum didapat, KPU Tulungagung hanya melampirkan dokumen pendukung.

Antara lain, bukti upaya KPU Tulungagung berkonsultasi ke KPU Provinsi Jawa Timur, KPU RI hingga permohonan ke KPK.

"Jadi bukan dokumen pendukung yang menerangkan status tersangka. Tapi dokumen bahwa kami sudah berusaha mendapatkan dokumen formal itu," sambung Mustofa.

Masih menurut Mustofa, KPU Tulungagung wajib menjalankan PKPU tentang status tersangka calon terpilih.

Namun keputusan terakhir sepenuhnya pada pertimbangan Gubernur.

Meskipun dokumen yang dilampirkan KPU Tulungagung sudah lengkap, gubernur tetap bisa melantik Supriyono.

"Kami hanya menjalankan PKPU, tapi keputusan akhir dilantik atau tidak sepenuhnya hak gubernur," tegas Mustofa.

Sebelumnya KPU Tulungagung secara khusus berkonsultasi dengan biro hukum Provinsi Jawa Timur.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved