Merajut Perdamaian di Tanah Papua

Ketua FKPPI Jatim Minta Maaf Bila Dianggap Menyinggung Perasaan Masyarakat Papua

“Saat ini, mari bersama-sama merajut persatuan dan kesatuan. Isi kemerdekaan ini dengan baik dan benar,” kata Agoes Soerjanto

Ketua FKPPI Jatim Minta Maaf Bila Dianggap Menyinggung Perasaan Masyarakat Papua
ist
Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur, Agoes Soerjanto 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.di | SURABAYA - Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur, Agoes Soerjanto mengajak semua pihak untuk bijaksana dan tidak gampang terpancing dengan informasi hoaks dalam menyikapi insiden Papua di Jawa Timur. 

“Dalam insiden yang terjadi di Kota Malang dan Surabaya, harus disikapi dengan sangat bijaksana. Harus betul-betul berhati-hati dalam menyikapinya. Fakta lapangan menjadi landasannya untuk mencari solusinya,” kata Agoes, Selasa (20/8/2019).

Agoes pun mengajak semua generasi muda yang mencari ilmu atau kuliah di Malang, untuk bersama-sama hidup rukun, menjaga kedamaian, kebhinnekaan dan satu jiwa mencintai NKRI dan Pancasila.

Kota Malang, katanya adalah kota yang aman untuk mencari ilmu, sebagai miniatur nasional kota pendidikan, ada di Kota Malang.

“Kami PD XIII GM FKPPI Jatim, sangat mendukung dan siap untuk selalu bergandeng tangan mengisi kemerdekaan bangsa kita ini bersama siapapun, terutama teman-teman mahasiswa asal Papua di Malang. Mereka adalah saudara kita. Rakyat Papua adalah kita, karena juga Indonesia,” katanya.

Jika ada tindakan yang menyinggung perasaan masyarakat Papua, atas nama warga Kota Malang, keluarga besar GM FKPPI, dan Aremania, Agoes memohon maaf.

“Saat ini, mari bersama-sama merajut persatuan dan kesatuan. Isi kemerdekaan ini dengan baik dan benar,” katanya.

Jika teman-teman mahasiswa asal Papua di Malang dan di Surabaya, menuntut keadilan kepada pemerintah, untuk kebaikan Papua dan sekitarnya kata Agoes, GM FKPPI Jatim siap berjuang bersama.

“Karena untuk mendapatkan keadilan dari negara, itu hak setiap warga negara,” ujar Agoes.

Selain itu, Agoes juga menegaskan bahwa informasi yang beredar soal rencana pemulangan mahasiswa asal Papua di Malang, hal itu adalah informasi yang tidak utuh.

“Tidak ada maksud pemerintah daerah Kota Malang itu akan memulangkan mahasiswa asal Papua di Kota Malang,” aku Agoes.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko katanya, adalah kader terbaik GM FKPPI yang tidak diragukan nasionalismenya, jiwa toleransinya, saling menghargai satu sama lainnya, jiwa kebhinnekaannya.

“Siapapun silahkan kuliah di Malang. Tapi, harus dipahami, mari bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Malang,” ajak Agoes.

“Mari kita jaga bersama-sama NKRI yang sudah final. Mari kita jaga Bhineka Tunggal Ika. Saling menghargai satu sama lainnya. Rakyat Papua adalah kita. Mahasiswa asal Papua di Malang dan Surabaya adalah saudara kita. GM FKPPI Jatim mengajak semua pihak, mari bersama-sama jangan terpengaruh dengan informasi hoaks yang beredar di media sosial. Harus tabayun jika ada informasi apapun yang beredar di media sosial,” harap Agoes.

Tags
FKPPI
Papua
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved