Berita Sampang

Ikut Asuransi Dianggap 'Undang' Malapetaka, Program Asuransi Nelayan Pemprov di Sampang Sepi Peminat

para nelayan Sampang tidak ada yang mengurus asuransi tersebut lantaran takut terkena malapetaka.

Ikut Asuransi Dianggap 'Undang' Malapetaka, Program Asuransi Nelayan Pemprov di Sampang Sepi Peminat
surya.co.id/galih lintartika
Ilustrasi nelayan 

SURYA.co.id | SAMPANG - Kabupaten Sampang mendapatkan jatah 700 kuota asuransi nelayan dari Pemprov Jatim. Namun, para nelayan tidak ada yang mengurus asuransi tersebut lantaran takut terkena malapetaka.

Kasi Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Sampang, Cholil, Selasa (20/8/2019), mengatakan para nelayan takut akan terkena musibah jika mengurus asuransi. Cholil menuturkan di benak para nelayan jika mengurus asuransi itu sama artinya dengan mengundang bahaya.

"Para nelayan takut, karena mereka memiliki pikiran dengan mengurus asuransi sama halnya dengan mengharapkan celaka," kata Cholil.

Program asuransi nelayan ini, jelas Cholil, merupakan program Pemprov Jatim. Namun, pihaknya juga telah memberikan pemahaman kepada para nelayan tersebut bahwa asuransi ini merupakan jaminan perlindungan atas risiko nelayan menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/2016.

Asuransi nelayan itu, lanjutnya, tidak hanya meng-cover keselamatan saat melakukan aktivitas penangkapan ikan, melainkan juga mencakup kecelakaan di luar kegiatan mencari ikan.

"Per orang mendapatkan santunan Rp 160 juta (apabila meninggal dunia), Rp 100 juta (apabila mengalami cacat tetap), dan Rp 20 juta (untuk biaya pengobatan)," sambungnya.

Untuk nelayan yang ingin mengurus asuransi harus memenuhi syarat dan ketentuan tertentu, yakni memiliki kartu nelayan, berusia di atas 17 tahun maksimal 65 tahun, menggunakan kapal berukuran maksimal 10 gross ton.

"Untuk hasilnya berupa santunan kecelakaan akibat aktivitas penangkapan ikan sebesar Rp 200 juta (apabila meninggal dunia), Rp 100 juta (apabila menyebabkan cacat tetap), dan Rp 20 juta (untuk biaya pengobatan)," jelasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved