Berita Surabaya

Usai Jenguk Korban Penyerangan Polsek Wonokromo, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jatim

Pelaku bisa memiliki pemahaman yang cenderung ektrimis lantaran terpapar informasi yang tak benar melalui medsos

Usai Jenguk Korban Penyerangan Polsek Wonokromo, Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jatim
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di RS Bhayangkara, usai menjenguk anggota kepolisian yang menjadi korban penyerangan di Polsek Wonokromo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYA.co.id | SURABAYA - Insiden pembacokan petugas Polsek Wonokromo pada Sabtu (17/8/2019), mengingatkan Gubernur Jawa Timur,  Khofifah Indar Parawansa akan insiden penyerangan anggota Polsek Lamongan Selasa (10/10/2018) silam.

Insiden penyerangan di Polsek Lamongan setahun silam dan penyerangan di Mapolsek Wonokromo kemarin, ujar Khofifah, menjadi momentum agar masyarakat Jatim kembali memperkuat kesadaran akan keamanan Jatim.

BREAKING NEWS : Polsek Wonokromo Diserang Orang Tak Dikenal

"Saya ingin mengajak semua saling menjaga Jatim tenang, aman dan kewaspadaan kita lakukan di mana saja dalam skala apapun," katanya setelah membesuk Aiptu Agus Sumarsono di Ruang Anggrek 2 RS Bhayangkara, Surabaya, Minggu (18/8/2019).

Korban Penyerangan di Polsek Wonokromo Alami Luka Sobek dari Kepala, Leher hingga Tangan

Khofifah juga kembali mewanti-wanti segenap masyarakat Jatim untuk senantiasa mewaspadai potensi ancaman ketertiban dan keamanan masyarakat Jatim.

"Bahwa hal yang indikasi terjadi ancaman kemungkinan ketidaktentraman masyarakat semua tetap harus dalam kewaspadaan bersama," ujarnya.

Selain itu, Khofifah juga mengapresiasi langkah cepat polisi, bukan hanya meringkus dan melumpuhkan pelaku. Namun, juga mengungkap latar belakang dan aktor dibalik perilaku offensi hingga berujung pada aksi sporadis dengan melakukan penyerangan secara frontal. Dan itu semua berkat adanya teknologi kamera CCTV.

"Kata Aiptu Agus menyampaikan, pelaku ini pertama datang melaporkan soal lalin. Setelah itu kemudian ada gerakan cukup cepat mengambil sajam," jelasnya.

Pura-Pura Melapor, Orang Tak Dikenal Serang Polisi Polsek Wonokromo

Ia berharap, pemasangan CCTV sebagai upaya menunjang aktivitas pengamanan publik diperbanyak.

Tak cuma sentra layanan publik perkotaan, namun juga objek aktivitas warga yang kerap kali tak terlalu terpikirkan aspek keamanannya. Seperti pasar, ruang rapat ataupun objek vital lainnya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved