Berita Gresik

Pemkab Gresik Beri Bantuan Keluarga Kakek 76 Tahun yang Tewas Terbakar, Rumah Korban juga Dibangun

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim (Bekopiah) meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran yang menewaskan penghuninya.

Pemkab Gresik Beri Bantuan Keluarga Kakek 76 Tahun yang Tewas Terbakar, Rumah Korban juga Dibangun
surya.co.id/sugiyono
BANTUAN - Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim (Bekopiah) meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran yang menewaskan seorang penghuninya, Senin (19/8/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Pemkab Gresik memberikan santunan kepada keluarga almarhum Sidqan (76), warga Desa Sekargadung RT 07 RW 02 - Kecamatan Dukun yang tewas terbakar.

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim. Rencananya, rumah korban kebakaran segera dibangun kembali.

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim memerintahkan agar Kades Sekargadung Kecamatan Dukun Gresik untuk segera membangun dua rumah yang terbakar yaitu rumah Mu'asyaroh tetangga Sidqan dan rumah Ahsanul Akhmaidah ( 36) anak Sidqan.

“Saya mohon Pak Aqson Achmadi sebagai Kades Sekargadung untuk berkoordinasi, agar segera membangun kembali rumah yang terbakar, karena semua penghuni rumah ini adalah janda dan ada dua anak yatim yang masih kecil-kecil. Kebutuhannya berapa dan segera koordinasikan dengan kami,” kata Qosim, Senin (19/8/2019).

Qosim sempat terhenyak melihat puing-puing rumah bekas kebakaran pada Minggu pukul 02.20 WIB dini hari. Sebab, kebakaran yang diduga berawal dari obat nyamuk bakar telah menyebabkan Sidqan (76), meninggal dunia.

Seketika Qosim yang sedang melihat puing-puing terbakar itu, memanggil pemilik rumah yaitu Ahsanul Ahmaidah anak Sidqan) dan Muasaroh adik Sidqan. Keduanya terlihat masih trauma, kedua orang pemilik rumah didampingi Kades Sekargadung dan Camat Dukun mendatangi Wabup dengan pandangan kosong.

Wabup Qosim yang didampingi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik memberikan beberapa bantuan. Selain uang tunai yang dimasukkan dalam amplop dan map, BPBD Gresik juga memberikan 6 lembar selimur, family kid 6 paket, perlengkapan rumah tangga 2 paket, matras 6 lembar, paket sekolah 6 tas dan sembako 10 paket.

Dalam memberikan santunan tersebut, Qosim mengajak kedua korban bersabar dan menerima musibah ini dengan lapang dada. Sebab, ujian dari Allah akan disesuaikan dengan keimanan hambanya. "Mari bersama-sama untuk berdoa, semoga ujian ini segera tuntas dan ada hikmah serta pelajaran bagi masyarakat semuanya," imbuhnya.

Kebakaran di desa Sekargadung ini menyisakan korban yang sangat mendalam, dimana dua rumah sederhana yang terbuat dari kayu tersebut ditempati 4 orang janda dan 2 anak yatim serta almarhum Sidqan. Dua anak masih usia 10 tahun dan 3,5.

Melihat keadaan ini, masyarakat yang dikoordinir oleh Kades setempat langsung melakukan aksi dengan mengumpulkan sumbangan sukarela.

“Sampai pagi ini kami sudah mendapatkan sumbangan dana dari masyarakat sebanyak Rp 20 juta. Selain uang tunai, kami juga mendapat bantuan bahan material serta ada seseorang yang menanggung kebutuhan seluruh kayu," kata kepala Desa Sekargadung Aqson Achmadi didampingi Kepala bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno.

Terpisah, kebakaran rumah juga menimpa rumah Yuyun, warga jalan Sunan Prapen, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas Gresik. Kebakaran diduga akibat memasak memakai bahan bakar Elpiji dan lupa mematikannya.

"Untungnya petugas pemadam kebakaran segera datang sehingga api tidak sampai merambat ke bangunan rumah yang ada di lantai dasar," kata Abu Hassan, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved