Berita Blitar

Lebih dari Separo IPAL Komunal di Kota Blitar Belum Berfungsi Maksimal

Pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal di Kota Blitar belum maksimal.

Lebih dari Separo IPAL Komunal di Kota Blitar Belum Berfungsi Maksimal
surya.co.id/samsul hadi
Mesin untuk pengolahan IPAL di Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar tidak difungsikan, Senin (19/8/2019). 

"Rata-rata kondisi kelompok swadaya masyarakat yang mengelola IPAL komunal juga kurang baik. Kami akan terus melakukan pembinaan kepada mereka," ujarnya.

Sebagai contoh pengelolaan IPAL komunal di Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Pengelolaan IPAL komunal di wilayah itu bisa dibilang tidak maksimal.

Alasannya, karena tidak ada biaya operasional.

"IPAL di sini pakai mesin, tapi karena tidak ada biaya operasional, akhirnya mesinnya saya copot, tidak dipakai. Biaya listrik untuk menjalankan mesin sekitar Rp 200.000 per bulan," kata Habib Alfian, koordinator pengelola IPAL komunal di Lingkungan Ngegong.

Dikatakannya, IPAL komunal di Lingkungan Ngegong dibangun pada 2014.

IPAL itu awalnya untuk menampung limbah dari pondok pesantren dan sebagian warga.

Kapasitas IPAL cukup untuk menampung limbah dari sekitar 500 kepala keluarga.

Menurutnya, sistem pengolahan IPAL menggunakan mesin.

Tetapi, pengolahan IPAL menggunakan mesin hanya berlangsung setahun.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved