Berita Tuban

Jelang Masa Akhir Jabatan, 50 Anggota DPRD Tuban bakal Terima Pesangon lebih Setengah Miliar 

Masa jabatan anggota DPRD Tuban akan berakhir pada 24 Agustus 2019. Para anggota dewan di periode 2014-2019 tersebut akan mendapat kue empuk.

Jelang Masa Akhir Jabatan, 50 Anggota DPRD Tuban bakal Terima Pesangon lebih Setengah Miliar 
surya.co.id/m sudarsono
Terlihat banyak kursi kosong saat berlansungnya paripurna nota penjelasan KUPA PPAS APBD TA 2020, Selasa (16/8/2019).  

SURYA.co.id | TUBAN - Masa jabatan anggota DPRD Tuban akan berakhir pada 24 Agustus 2019.

Para anggota dewan di periode 2014-2019 tersebut akan mendapat kue empuk sebagai wakil rakyat.

Tak tanggung-tanggung, setengah miliar lebih uang dari APBD diberikan sebagai pesangon bagi wakil rakyat yang akan mengakhiri tugasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Tuban, Miyadi mengatakan, besaran uang representasi atau pesangon yang diberikan sudah sesuai aturan.

Antara anggota biasa dengan pimpinan DPRD tidak sama, ketua dewan nilainya  Rp 2,1 juta kali enam bulan, jadi total mendapat Rp 12,6 juta. 

Sementara untuk anggota dewan biasa Rp 1,7 juta kali enam bulan. Jadi per anggota dewan akan menerima uang pesangon Rp 10,2 juta.

"Misal saja Rp 10,2 juta dikalikan jumlah anggota dewan 50 kursi, maka jumlah total yaitu Rp 510.000.000 atau setengah miliar lebih," ujarnya, Senin (19/8/2018)

Lebih lanjut pria yang juga sebagai Sekretaris DPC PKB Tuban itu menjelaskan, uang pesangon yang diberikan merupakan reward bagi kinerja anggota dewan selama menjabat.

Baik yang tidak terpilih lagi atau kembali menjabat sebagai wakil rakyat, semua dapat pesangon tersebut.

"Uang pesangon ini merupakan bentuk penghargaan selama anggota dewan menjabat, dan tidak ada masalah karena ada aturannya," pungkasnya. 

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved