Tambahan Denda Rp 125 Juta Genapi Total Denda Persebaya Rp 775 Juta

Tambahan Rp125 juta menjadikan total denda yang diterima Persebaya sejauh ini mencapai Rp775 juta, jumlah terbesar sejauh ini di Liga 1 2019.

Tambahan Denda Rp 125 Juta Genapi Total Denda Persebaya Rp 775 Juta
habibur rohman/surya
Ilustrasi flare di stadion GBT, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Persebaya kembali mendapat denda Rp125 Juta berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI pada 14 Agustus 2019 silam.

Denda ini diperoleh dari laga saat menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo pada 2 Agustus 2019 lalu. 

Denda Rp125 juta itu terdiri dari denda Rp75 juta karena adanya insiden pelemparan botol ke bench pemain lawan, lalu Rp50 juta karena mendapat 5 kartu kuning dalam satu pertandingan. 

Tambahan Rp125 juta menjadikan total denda yang diterima Persebaya sejauh ini mencapai Rp775 juta, jumlah terbesar sejauh ini di Liga 1 2019. 

Disampaikan manajer Persebaya, Candra Wahyudi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena memang fakta di lapangan demikian.

Namun, Candra memastikan ke depan pihaknya akan terus berbenah agar Persebaya terhindar dari denda.

“Denda memang ya konsekuensi dari pelanggaran peraturan, artinya di internal kami harus terus berbenah, karena tidak mungkin persebaya didenda tanpa ada ulah,” terang Candra.

Sementara, tentang denda Rp 50 Juta karena mendapat lima kartu kuning dalam satu pertandingan, disebut Candra, pemainnya harus lebih cerdas lakukan pelanggaran.

Satu di antara upaya mencegah kembali terulangnya pelanggara itu, manajer asal Bojonegoro itu mengaku sudah melakukan pendekatan secara personal terhadap pemain-pemain Persebaya.

“Di internal pasti ada (peringatan), waktu itu memang intensitas pertandingan berjalan tinggi, sama pertandingan sebelumnya waktu banyak pemain kena kartu saya lakukan pendekatan personal juga,” ucap Candra.

Manajer asal Bojonegoro itu berharap, para pemain lebih cerdas dalam memutuskan satu pelanggaran.

“Kami kasih penegasan ke pemain bahwa ada pelanggaran-pelanggara yang sifatnya bisa membantu tim, tapi ada sebaliknya, itu yang mereka harus lebih cerdas ketika di lapangan,”pungkas Candra.

Damian Lizio Tak Diajak Saat Persebaya Tandang ke Markas Perseru Badak Lampung

Penulis: Khairul Amin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved