Bupati & Wakil Bupati Jombang Senang Dilukis Warga Binaan Lapas Jombang. Lukisan Langsung Dibeli

Bupati dan Wakil Bupati Jombang tak menyangka menjadi obyek lukisan warga binaan di Lapas Jombang. Tak berpikir lama, lukisan itu langsung dibeli.

Bupati & Wakil Bupati Jombang Senang Dilukis Warga Binaan Lapas Jombang. Lukisan Langsung Dibeli
surabaya.tribunnews.com/sutono
Wabup Jombang Sumrambah (kiri) di depan lukisan dirinya yang dibuat warga binaan Laps Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Bupati Jombang, Mundjidah beserta Wabup, Sumrambah, berdecak kagum saat hadir dalam apel pemberian remisi kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Jombang, Jawa Timur.

Ini setelah keduanya melihat hasil karya para penghuni Lapas setempat yang dipajang di arena eksibisi. Mulai dari kerajinan miniatur berbagai bentuk, lukisan hingga olahan kue.

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah dibuat berdecak kagum saat melihat sebuah lukisan bergambar dirinya dan Bupati Mundjidah.

Lukisan berbahan seadanya ini merupakan hasil karya Basuki Rahmat (39) warga Kecamatan Gudo, terpidana kasus narkotika.

Pria berstatus duda dengan satu anak ini mengaku sengaja melukis pasangan bupati dan wakil bupati Jombang setelah terinspirasi dari foto pasangan kepala daerah tersebut yang terpasang di buah ruangan lapas setempat.

Basuki mengaku, dari kecil dia memang hobi melukis, hanya saja selama ini tidak pernah dia salurkan, karena tidak ada waktu.

"Baru setelah di lapas ini saja, saya manfaatkan waktu saya untuk melukis. Alhamdulillah saya mengucapkan terima kasih sekali memperhatikan karya kami," ujar Basuki.

Tak ada bahan mewah dalam lukisan yang dia buat ini. Selain tripleks, Basuki hanya memanfaatkan cat kayu dan sejumlah koran bekas yang dia gunakan sebagai bingkainya.

Namun, lukisan Bupati Mundjidah dan Wabup Sumrambah dengan warna dasar merah putih tak terlalu beda dengan karya pelukis yang profesional. Lukisan ini mengundang perhatian pasangan kepala daerah itu.

Begitu melihat lukisan dirinya, Sumrambah langsung meminta ajudannya membeli dan membawa lukisan tersebut ke Ruang Kantor Dinasnya.

Begitu pula dengan lukisan Bupati Mundjidah. "Saya mau beli lukisan ini, akan saya bawa ini sebagai kenang-kenangan," kata Sumrambah.

Selain membeli hanya lukisan, Sumrambah bersama unsur Forkopimda Kabupaten Jombang juga menyempatkan diri singgah cukup lama di tempat warga binaan membuat olahan kue maupun jenis makanan lainya.

Selanjutnya, para pejabat ini masing-masing mengambil uang masing-masing Rp 200.000 untuk memberi hadiah kepada warga binaah yang berbakat dalam bidang tata boga ini.

Bupati Mundjidah berharap, dengan keterampilan yang mereka miliki saat ini, para warga binaan ini mampu mandiri setelah mereka keluar dari penjara nanti.

"Harapan kami mereka punya pekerjaan saat mereka keluar nanti," pungkasnya, usai mengikuti apel pemberian remisi, sabtu (17/8/2019).

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved