Berita Surabaya
Risma Tegaskan Tak akan Intervensi Calon Nama Ketua DPRD Surabaya
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tegaskan tak akan intervensi rekomendasi dari DPP perihal kursi Ketua DPRD Surabaya.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, sekaligus salah satu pengurus DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini, tegaskan tak akan intervensi rekomendasi dari DPP perihal kursi Ketua DPRD Surabaya.
Sebagaimana diketahui, PDI Perjuangan berhasil memperoleh 15 kursi DPRD Kota Surabaya. Dengan hasil demikian, PDI Perjuangan berhak mengirimkan kadernya menduduki jabatan ketua DPRD Kota Surabaya.
Perihal itu, Risma mengatakan, tak akan lakukan intervensi terkait nama yang akan direkomendasikan oleh DPP PDI Perjuangan. Menurut Risma, ia hanya akan fokus dengan tugas pokoknya sebagai Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan.
"Nanti kita serahkan mekanisme di internal PDIP. Karena tugas pokok saya bukan itu," kata Risma saat ditemui TribunJatim.com (grup surya.co.id), Sabtu (17/8/2019).
Diberitakan sebelumnya, sejauh ini, ada empat nama yang diusulkan kepada DPP PDI Perjuangan, yaitu, Adi Sutarwijono, Baktiono dan Dyah Katarina, yang ketiganya merupakan usulan dari DPC PDIP Kota Surabaya.
Sedangkan, satu nama lainnya merupakan usulan dari DPD PDI Perjuangan Jatim yakni Syaifuddin Zuhri, merupakan caleg terpilih DPRD Kota Surabaya sekaligus mantan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
"Sehingga saat ini ada 4 nama yang diusulkan, keputusannya tetap ada ditangan DPP. Siapapun yang ditunjuk harus bisa menjalankan amanah DPP," ucap Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Baktiono, Rabu (14/8/2019).
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/wali-kota-surabaya-tri-rismaharini1.jpg)