Berita Kediri

Keris Peninggalan Abad ke-8 Dipamerkan di Kediri Town Square

Pemkot Kediri bersama Paguyuban Tosan Aji dan Keris menggelar pameran di halaman Kediri Town Square (Ketos).

Keris Peninggalan Abad ke-8 Dipamerkan di Kediri Town Square
surya/didik mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengamati keris yang dipamerkan di Kediri Town Square (Ketos), Jumat (16/8/2019) malam. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Pemkot Kediri bersama Paguyuban Tosan Aji dan Keris menggelar pameran di halaman Kediri Town Square (Ketos). Kegiatan ini dibuka Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Jumat (16/8/2019) malam.

Pada pameran untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Kediri ke 1.140 dipamerkan sekitar 300 keris peninggalan abad ke 8 hingga abad 19. Selain pameran keris juga digelar pameran lukisan dan produk UMKM Kota Kediri.

Pada acara itu, juga dilaunching buku saku tentang keris yang ditulis oleh Tim Litbang Senapati Nusantara. Ketua Paguyuban Tosan Aji dan Keris Panji Joyoboyo Kediri Imam Mubarok mengatakan, pameran kali ini mengambil tema Panjalu Jayati yang memiliki arti Kediri Menang.

Prasasti tersebut ditulis tahun 1.135 penyatuan Jenggala dan Panjalu oleh Prabu Jayabaya.

"Jadi Panjalu Jayati merupakan peringatan tolok ukur betapa pentingnya persatuan dan kesatuan. Saya berharap keris yang diakui oleh Unesco pada 25 November 2005 menjadi tolok ukur bahwa keberhasilan kebudayaan itu menjadi hal penting dalam peradaban," ujarnya.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, keris yang dipamerkan bukanlah keris yang mistis dan memiliki nilai magis.

Tetapi, pameran ini menyampaikan pesan bahwa keris adalah senjata yang benar-benar dimiliki oleh Bangsa Indonesia.

"Saya pernah melihat keris ini ada di Kansas yang membawa adalah orang Indian yang keturunan orang Asia. Di situ saya melihat keris ini bisa diakui oleh siapapun karena kerajaan di Indonesia ini sangat besar, sehingga kita perlu melestarikan keris ini," ujarnya.

Diungkapkan, keris mempunyai makna sendiri-sendiri.

Misalnya, pada besinya memiliki makna dan pegangannya pun juga memiliki makna.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved