Berita Surabaya

Seru dan Lucunya Saat Bocah SD Perankan Bung Karno dalam Drama Teatrikal Peristiwa Rengasdengklok

"Besok tanggal 17 Agustus akan kami umumkan Kemerdekaan Indonesia," kata pemeran Soekarno dengan suara lantang dalam teatrikal itu.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Nuraini Faiq
Para siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya, menggelar teatrikal peristiwa Rengasdengklok di sekolah mereka, Jumat (15/8/2019), 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Lucu tapi seru saat ratusan Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya, menggelar teatrikal peristiwa Rengasdengklok di sekolah mereka, Jumat (16/8/2019,).

Apalagi di antara mereka ada yang harus menirukan gaya Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta.

Pemeran Bung Karno dan Bung Hatta di sekolah itu tampil beraksi menirukan pengumuman Kemerdekaan usai mereka diculik para pemuda pada era Kemerdekaan.

"Besok tanggal 17 Agustus akan kami umumkan Kemerdekaan Indonesia," kata pemeran Soekarno dengan suara lantang dalam teatrikal itu.

Bung Karno diperankan Asadullah Terisino dan Bung Hatta diperankan Abdullah Wafi. Tak hanya mereka, ada juga sosok Ibu Fatmawati yang diperankan Arteta Ari Nirmala dan banyak lagi tokoh kemerdekaan juga diperankan siswa.

Begitulah cara siswa SD di Kota Surabaya ini tampil memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74. Mereka  ada juga yang tampil sebagai pejuang, para dokter, tentara Jepang, Belanda dan macam-macam.

"Seru sekali ada dramanya," ucap Farida, salah satu wali murid yang menyaksikan.

Karena suara tembakan dan dentuman peluru hingga bom terdengar melalui sound system pengeras suara, memancing warga sekitar untuk ikut juga menyaksikan.

"Kok ada suara Bung Karno proklamasi," respons warga penasaran.

Wali murid dan warga pun ramai-ramai menyaksikan penampilan sekitar 400 bocah SD tersebut. Selama 45 menit menggelegar teatrikal.

"Kami ingin tanamkan jiwa kepahlawanan kepada anak-anak. Kemerdekaan bangsa ini diraih dengan darah dan nyawa. Bukan hadiah," kata Kepala SD Muhamadiyah Muhammad Ain.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved