Berita Surabaya

Persiapan Kebun Raya Mangrove, DKRTH Surabaya akan Percantik Akses Masuk Mangrove Gunung Anyar

Mangrove Gunung Anyar plus Mangrove Wonorejo sebagai Kebun Raya Mangrove pertama di dunia

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Mangrove Gunung Anyar sebagai Kebun Raya Mangrove pertama di dunia. Mangrove seluas 46 hektare ini rencananya akan dihubungkan dengan Mangrove Wonorejo, serta dilengkapi dengan jogging track dan gazebo.

Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Rochim Yuliadi, mengatakan pihaknya sudah mendatangkan pohon pelindung langka yang cocok dengan lokasi mangrove. Ada 60 pohon jaranan, 30 mimbo, 40 nyamplung, 40 gayam dan 50 waru.

"Total pohon pelindung langka dari DKRTH ada 220 batang. Sisanya dari DKPP berupa pohon nyamplung pembibitan," ujarnya, Jumat (16/8/2019).

Wali Kota Risma: Mangrove Gunung Anyar akan Dijadikan Kebun Raya Mangrove Pertama di Dunia

Ia mengatakan, kelanjutan eksekusi Mangrove Gynung Anyar nantinya akan banyak dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). DKRTH akan fokus pada keindahan area akses menuju lokasi mangrove.

"Yang mengeksekusi pekerjaan adalah DKPP. Jadi DKRTH berperan mempercantik area akses menuju lokasi mangrove. Nanti akan kita buatkan taman sepanjang akses masuk ke kebun raya, dan akan kita tanami dengan pohon pelindung berbunga," jelasnya.

Pohon pelindung yang akan ditanam di antaranya adalah spathodea, diperindah dengan melati jepang, daun perak dan kana.

Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved