Berita Ekonomi Bisnis

MiFIP kini mulai Sasar Pasar Surabaya dan Jatim setelah Diluncurkan di Jakarta

Produk solusi perlindungan MiFuture Income Protector (MiFIP) dari Manulife Indonesia langsung dikenalkan di pasar Surabaya dan Jawa Timur.

MiFIP kini mulai Sasar Pasar Surabaya dan Jatim setelah Diluncurkan di Jakarta
surya.co.id/sri handi lestari
Novita Rumngangun, Direktur & Chief Marketing Officer Manulife Indonesia (dua dari kanan) dan Richard Sondakh, Head of Product Manulife Indonesia (kedua dari kiri) saat launching produk MiFuture Income Protector (MiFIP) dari Manulife Indonesia di Surabaya, Jumat (16/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sehari setelah diluncurkan di Jakarta, produk solusi perlindungan MiFuture Income Protector (MiFIP) dari Manulife Indonesia langsung dikenalkan di pasar Surabaya dan Jawa Timur, Jumat (16/8/2019).

Produk ini dirancang untuk para nasabah yang menginginkan ketenangan jangka panjang dan tidak terpengaruh oleh pergerakan pasar.

Novita Rumngangun, Direktur & Chief Marketing Officer Manulife Indonesia mengatakan, selama lebih dari 34 tahun di Indonesia, pihaknya berkomitmen kuat untuk terus membantu memudahkan hidup masyarakat Indonesia pada setiap tahap kehidupannya.

"Termasuk hari tua mereka. Dengan MiFIP, masyarakat tidak perlu khawatir akan income atau pendapatan tetap terutama ketika mereka sudah tidak Iagi bekerja," kata Novita saat mengenalkan produk ini di kantor cabang Manulife Indonesia di Surabaya.

Dipasarkan melalui jalur keagenan, produk asuransi tradisional ini memberikan berbagai manfaat hingga enam kali jumlah premi yang dibayarkan sehingga nasabah siap menghadapi hari tua.

Merujuk pada data Manulife Investor Sentiment Index (MISI) yang diluncurkan tahun 2017, sebagian besar masyarakat Indonesia optimis akan hari tua mereka serta memiliki ekspektasi untuk memiliki 57 persen lebih baik dari gaya hidup saat ini.

Hanya 19 persen investor yang merasa khawatir akan kehabisan uang pada masa pensiun nanti.

Namun, meskipun pensiun berada dalam tiga besar prioritas keuangan utama, mayoritas investor hanya dapat menyiapkan dana pensiun kurang dari Rp100 juta, yang notabene akan habis dalam 2-3 tahun dengan rata-rata pengeluaran rumah tangga Rp 4 juta per bulan.

“Senang sekali melihat optimisme masyarakat Indonesia akan masa depan. Namun optimisme tersebut tidak dapat diraih dalam sekejap. Kita juga harus mengantisipasi berbagai risiko kehidupan untuk mencegah bergantung pada anak dan menjadikan mereka beban," tambah Richard Sondakh, Head of Product Manulife Indonesia.

Melalui salah satu keunggulan MiFuture Income Protector, produk ini dapat menjadi solusi agar generasi penerus tetap terlindungi dari risiko yang tidak menentu dan mempertahankan kesejahteraan yang sudah ada sebelumnya (wealth transfer).

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved