Kilas Balik

Kisah Cinta Soekarno (Bung Karno) dan Fatmawati, Putri Cantik Tokoh Muhammadiyah di Bengkulu

Inilah sepenggal kisah cinta Soekarno (Bung Karno) dan Fatmawati, putri cantik tokoh Muhammadiyah di Bengkulu.

Editor: Tri Mulyono
Kompas.com/Firmansyah
Dua foto besar Bung Karno dan Ibu Fatmawati berada di ruang tengah Rumah Fatmawati di Bengkulu. 

"Berulang kali saya menumpahkan air mata di atas bendera yang sedang saya jahit itu,” kenang Fatmawati, istri Proklamator Republik Indonesia.

Ungkapan tersebut dikarenakan Fatmawati sedang hamil tua dan sudah bulannya untuk melahirkan Guntur Soekarnoputra, putra sulung pasangan Bung Karno dan Fatmawati.

“Menjelang kelahiran Guntur, ketika usia kandungan telah mencukupi bulannya, saya paksakan diri menjahit bendera Merah Putih,” kata Fatmawati.

Ia menghabiskan waktunya menjahit bendera besar itu di ruang makan dengan kondisi fisik yang cukup rentan.

“Jadi saya jahit berangsur-angsur dengan mesin jahit Singer yang dijalankan dengan tangan saja. Sebab dokter melarang saya menggunakan kaki untuk menggerakkan mesin jahit,” katanya.

Fatmawati baru menyelesaikan jahitan bendera Merah Putih itu dalam waktu dua hari.

Adegan tersebut adalah teaser film Fatmawati garapan produser Evry Joe (Hevizon Yulis).

Pembuatan film tersebut akan dilakukan di Bengkulu.

Fatmawati diperankan oleh Sylvia Fully Rahaestita yang pernah memerankan Iriana Joko Widodo dalam Film "Jokowi adalah Kita".

Evry Joe produser teaser Film Fatmawati mengatakan,  bagi dirinya ketokohan Ibu Fatmawati layak diangkat dalam film.

"Ibu Fatmawati dengan segala kisahnya, tidak kalah dengan tokoh-tokoh lain yang pernah dijadikan film. Dia bukan saja ibu dari anak-anaknya, tetapi Ibu Negeri ini. Dia yang menyatukan Merah Putih. Ini harus dikenal," sebutnya, Sabtu (29/6/2019).

Fatmawati lahir 5 Februari 1923 dan wafat pada 14 Mei 1980 di Bengkulu tepatnya Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Fatmawati lahir dari pasangan Hasan Din dan Siti Chadijah. Ayahnya merupakan salah seorang pengusaha dan tokoh Muhammadiyah di Bengkulu.

Hingga kini rumah Fatmawati menjadi salah satu andalan wisata sejarah di Provinsi Bengkulu. (*)

SUMBER: KOMPAS.com (Adhitya Ramadhan, Firmansyah)

Artikel ini sebelumnya tayang di Kompas.com berjudul:  Jelang 17 Agustus: Sepenggal Cinta Soekarno di Bengkulu...

Penulis : Rachmawati
Editor : Rachmawati

Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved