Kilas Balik

Kisah Cinta Soekarno (Bung Karno) dan Fatmawati, Putri Cantik Tokoh Muhammadiyah di Bengkulu

Inilah sepenggal kisah cinta Soekarno (Bung Karno) dan Fatmawati, putri cantik tokoh Muhammadiyah di Bengkulu.

Kisah Cinta Soekarno (Bung Karno) dan Fatmawati, Putri Cantik Tokoh Muhammadiyah di Bengkulu
Kompas.com/Firmansyah
Dua foto besar Bung Karno dan Ibu Fatmawati berada di ruang tengah Rumah Fatmawati di Bengkulu. 

Rumah pengasingan tersebut menjadi salah satu obyek wisata sejarah andalan selain Benteng Marlborough peninggalan Inggris.

”Rumah ini banyak dikunjungi wisatawan saat akhir pekan. Dalam sebulan, pendapatan dari retribusi rumah Bung Karno ini sedikitnya Rp 1 juta.

Kalau pas hari liburan sekolah, pengunjung dari sejumlah sekolah membeludak,” kata Sugrahanudin, juru pelihara rumah pengasingan Bung Karno.

Di rumah tersebut masih ada ranjang besi yang digunakan Bung Karno dan keluarganya. Terdapat juga buku koleksi Soekarno yang mayoritas berrbahasa Belanda.

Terdapat juga seragam grup tonil Monte Carlo asuhan Bung Karno semasa di Bengkulu.

Foto-foto Bung Karno dan keluarganya juga menghiasi hampir seluruh ruangan.

Dan yang tidak kalah menarik adalah sepeda tua yang dipakai Bung Karno selama di Bengkulu.

”Pakaian seragam tonil dan buku yang sejumlah 303 eksemplar ini sudah kami konservasi agar awet,” ujar Sugrahanudin.

Suasana rumah pengasingan Bung Karno di Kelurahan Anggut, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beberapa waktu lalu. Rumah ini pernah dihuni Bung Karno tahun 1938-1942. Di rumah inilah, sang proklamator untuk pertama kali bertemu dengan Fatmawati.
Suasana rumah pengasingan Bung Karno di Kelurahan Anggut, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beberapa waktu lalu. Rumah ini pernah dihuni Bung Karno tahun 1938-1942. Di rumah inilah, sang proklamator untuk pertama kali bertemu dengan Fatmawati. (KOMPAS/ADHITYA RAMADHAN)

Bung Karno bertemu Fatmawati di Bengkulu

Saat tinggal Bengkulu, Bung Karno bersama Inggit Garnasih menjamu keluarga Hassan Din, tokoh Muhammadiyah asal Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved