Berita Mojokerto

Polisi Tetapkan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto Sebagai Tersangka KDRT

Satreskrim Polres Mojokerto menetapkan Kepala Dinas perpustakaan dan Kearsipan, Ustadzi Rois ditetapkan sebagai tersangk

Polisi Tetapkan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto Sebagai Tersangka KDRT
surya/sugiharto
Ilustrasi kekerasan seksual, diperagakan oleh model. 

SURYA.co.id | Mojokerto - Satreskrim Polres Mojokerto menetapkan Kepala Dinas perpustakaan dan Kearsipan, Ustadzi Rois ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Ustadzi Rois dilaporkan Sunarti istrinya yang diketahui sebagai hakim di Pengadilan Negeri Kabupaten Pamekasan, Madura.

"Statusnya naik menjadi tersangka," kata Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Solikhin Fery,Rabu (14/8/2019).

Fery menambahkan, penetapan status tersangka mantan Camat Sooko setelah penyidik melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari beberapa saksi serta mengumpulkan barang bukti setelah laporan dari istrinya masuk sejak Januari lalu.

"Kami sudah melaksanakan gelar perkara. Dia (tersangka) diduga terbukti melakukan tindakan penelantaran dan kekerasan fisik maupun psikis. Penetapan tersangka berdasarkan alat bukti," beber mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini.

Polisi telah mengantongi 5 alat bukti yang sesuai dengan pasal 184 KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana). Lima alat bukti itu yakni keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk dan keterangan tersangka.

Rois dijerat pasal 45 dan 49 ayat 2 UU RI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Selain itu, penelantaran istri yangn  diatur dalam Pasal 49 undang-undang yang sama.

"Dari keterangan empat saksi yang dimintai keterangan  menyatakan ada tindak KDRT seperti tidak memberi nafkah lahir maupun batin. Saat ini hanya tinggal memanggil tersangka," ujar lulusan Akpol tahun 2007 ini.

Sedangkan, Ustadzi Rois tidak berada di kantor saat wartawan Surya bertandang ke kantornya di Jalan Raya Jabon no 199, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

"Pak Rois tidak ada di tempat," ungkap salah satu staff Kantor Perpustakaan dan Kearsipan.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved