Liga 1 2019

Jelang Arema FC vs Persebaya, Intip Keamanan yang Disiapkan Panitia Pelaksana, 6 Fakta ini Terungkap

Jelang Arema FC vs Persebaya, Intip Keamanan yang Disiapkan Panitia Pelaksana, 6 Fakta ini Terungkap

Jelang Arema FC vs Persebaya, Intip Keamanan yang Disiapkan Panitia Pelaksana, 6 Fakta ini Terungkap
Grafis SURYA.co.id/Didit
Jelang Arema FC vs Persebaya, Intip Keamanan yang Disiapkan Panitia Pelaksana, 6 Fakta ini Terungkap 

Imbauan ini menjelang laga derby Jatim bergengsi antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2019) besok.

Kolase Aremania dan Bonekmania
Kolase Aremania dan Bonekmania (Kolase)

"Malang ini kan daerah yang terbuka, semua orang boleh masuk. Jadi saya imbau semuanya untuk tidak apriori terhadap kendaraan plat L," tutur Kabag Ops Polres Malang Kota, Kompol Sutantyo, Rabu (14/8/2019).

Sebaliknya, kepada Bonekmania yang berniat melawat ke Malang, Sutantyo mengimbau agar tak memakai atribut berbau Bajul Ijo.

"Supaya tidak ada hal-hal negatif terjadi," ucapnya.

5. Polda Jatim turunkan 1.749 personel saat Arema FC vs Persebaya

Polda Jatim memastikan keamanan Laga Derby Jatim Liga 1 2019 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2019). Pengamanan itu bukan hanya saat laga tersebut berlangsung.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya juga bakal memastikan pula keamanan para pemain dan Tim Official Persebaya Surabaya sebagai tim tamu selama bertandang ke Kabupaten Malang.

"Tidak ada yang namanya gangguan atau hambatan yang datangnya dari orang luar yang bisa mengancam untuk datang bertanding," katanya, Selasa (13/8/2019).

Namun, Barung masih belum bisa memastikan apakah kubu supporter Persebaya Surabaya diperbolehkan hadir.

"Tapi apakah nanti tanpa penonton persebaya itu akan ditetapkan dari panitia yang tentunya bekerja sama dengan polri," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris menambahkan, Arema FC vs Persebaya mendatang akan dikawal sedikitnya 1.749 anggota polisi dari berbagai jajaran.

Rinciannya, 623 anggota Polres Malang, 250 anggota Brimob Polda Jatim, 150 anggota Kodim, 100 anggota dari Yonif 515, 200 anggota Panpel Arema, dan beberapa personel tambahan lainya.

"Dari Rakor yang kami hadiri tadi siang di Polda Jatim, total ada 1.749 personel yang akan mengamankan jalannya pertandingan Arema FC Vs Persebaya," imbuh Haris saat ditemui Surya, Senin (12/8/2019).

6. Panpel Pertandingan Arema FC vs Persebaya akan Perketat Pemeriksaan Penonton

Pemeriksaan lebih ketat akan dilakukan pihak keamanan dan panpel pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kamis (15/8/2019).

Ketua Panpel Arema FC pada Surya, Abdul Haris mengatakan, pemeriksaan penonton yang akan masuk ke stadion nantinya lebih ketat dibanding saat menjamu Arema FC vs Persib Bandung, Selasa (30/7/2019).

Hal ini tak lain sebagai upaya agar panpel dan pihak keamanan tak kecolongan lagi.

Karena pada pertandingan big match sebelum-sebelumnya masih dijumpai penonton yang menyalakan flare, kembang api, petasan dan juga hal-hal yang dilarang lainnya.

Sebab, ini dapat memicu perkelahian, sehingga berdampak pada sanksi dan denda yang akan ditanggung klub.

"Kami tentu akan memeriksa lebih ketat lagi dibanding saat lawan Persib lalu, karena saat lawan Persib lalu meskipun kami sudah komunikasi intens dengan semua pihak masih dijumpai beberapa kendala," kata Abdul Haris pada Surya, Selasa (13/8/2019).

Tak hanya memperketat pemeriksaan, panpel juga akan melakukan pendekatan dengan Aremania agar dapat mendukung jalannya pertandingan dengan damai hingga usai.

"Setiap pertandingan kami bicara dari hati ke hati kepada seluruh Aremania dan kepada pemandu kebijakan keamanan sehingga harapan kami pertandingan bisa berjalan baik," jelasnya.

Haris juga berpesan pada aremania agar turut aktif menjaga jalannya pertandingan dan tak seperti pertandingan lawan Persebaya Surabaya, yang berakibat sanksi larangan pertandingan tanpa penonton hingga Liga 1 2018 usai.

"Teman-teman aremania kami himbau bisa memperhatikan larangan-larangan, sanksi-sanksi, law of the game, semoga lebih paham lagi dibanding tahun-tahun lalu," tutur Haris. (Dya Ayu/Aminatus Sofya/Luhur Pambudi)

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved