Pria yang Jual Istrinya Untuk Layanan Ranjang Bertiga Bikin Polisi Miris

Polisi dibuat miris oleh tindakan seorang pria yang menjual istrinya sendiri kepada lelaki hidung belang untuk layanan ranjang bertiga. Ini alasannya.

Pria yang Jual Istrinya Untuk Layanan Ranjang Bertiga Bikin Polisi Miris
tribun jatim/nur ika anisa
Polisi menangkap pria yang menjual istrinya sendiri untuk layanan ranjang bertiga di Surabaya. Ironisnya, perempuan itu sedang hamil 4 bulan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYA.co.id | SURABAYA - Unit PPA Polrestabes Surabaya menangkap Dian Tri Susilo (20), seorang pria yang menjual istrinya untuk aksi ranjang bertiga. 

Polisi semakin dibuat miris karena istri yang dijualnya untuk aksi ranjang bertiga itu sedang hamil 4 bulan. Selain itu, perempuan tersebut juga masih belum cukup umur. 

"Ini dilakukan sepasang suami istri yg masih menikah siri. Yang membuat miris, istrinya dalam keadaan hamil empat bulan," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Rabu (14/8/2019).

Selain itu, Ruth menyebut istri siri pria asal Kediri itu masih tergolong di bawah umur, yaitu 16 tahun.

Tersangka Dian Tri Susilo menjual istrinya kepada pria hidung belang untuk melayani seksual di sebuah hotel.

Mereka digrebek Unit PPA Polrestabes Surabaya saat berada di sebuah hotel kawasan Jalan Diponegoro, Surabaya, (12/8/2019).

Ruth mengatakan layanan tersebut telah dilakukannya selama dua kali di Kediri.

"Istrinya masih 16 tahun dan itu dilakukan sebelumnya dua kali di Kediri, rumah asal si pria mereka tinggal bersama disana. Ke Surabaya untuk panggilan order," kata Ruth.

Suami Jual Istri Hamil 4 Bulan untuk Layanan Ranjang Bertiga di Surabaya, Prostitusi Nyeleneh

Bayi 14 Bulan Seorang Diri Bersama Ayahnya yang Sudah 3 Hari Membusuk Tak Bernyawa di Kamar

Bayi yang Temani Mayat Ayahnya yang Membusuk Dirawat Tetangga Hingga Ibunya Datang

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved