Advertorial

LKMM-TM 2019 Ormawa STIE Perbanas Surabaya Bisa Terapkan Program Pengabdian Masyarakat

Organisasi Mahasiswa (Ormawa) STIE Perbanas Surabaya mewacanakan untuk program pengabdian masyarakat

LKMM-TM 2019 Ormawa STIE Perbanas Surabaya Bisa Terapkan Program Pengabdian Masyarakat
istimewa
Wakil Ketua Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Kehumasan STIE Perbanas Surabaya, Dr Basuki Rachmat SE MM (tengah berkacamata) berfoto bersama setelah menyematkan Tanda Peserta kepada Pengurus Ormawa peserta LKMM-TM 2019 STIE Perbanas Surabaya. 

SURYA.co.id - Organisasi Mahasiswa (Ormawa) STIE Perbanas Surabaya mewacanakan untuk program pengabdian masyarakat. Kegiatan itu akan diwujudkan mulai periode kepengurusan tahun 2019-2020 dengan cara dimasukkan dalam program kerja setiap Ormawa.

Hal inilah yang disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Kehumasan STIE Perbanas, Dr Basuki Rachmat SE MM, saat membuka kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM), Senin (30/7/2019).

Di hadapan para pengurus Ormawa, ke depan pihaknya akan melakukan terobosan dengan cara kolaborasi kegiatan bidang kemahasiswaan dengan bidang pengabdian masyarakat. Biasanya setiap kampus telah merealisasikannya melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

”STIE Perbanas Surabaya bisa selenggarakan program KKN, namun hal itu dicanangkan melalui program Ormawa Kerja Nyata (OKN),” terangnya.

Kegiatan rutin tahunan ini diikuti 23 Ormawa periode 2018-2019.

Sedikitnya, 82 peserta mengikuti proses diklat LKMM-TM dalam kampus ini selama lima 3 hari, sejak 30 Juli-1 Agustus 2019.

Ketua Pelaksana LKMM-TM STIE Perbanas, Achmad Saiful Ulum SAB MAB, menambahkan kegiatan tersebut memang wajib diikuti oleh pengurus inti setiap Ormawa STIE Perbanas Surabaya ketika memasuki kepengurusan yang baru.

Pengurus inti yang dimaksud, meliputi: Manajer, Sekretaris, dan Bendahara.

Lanjutnya, dengan mengusung tema Build The Integrity and Leadership Skills for Millenial Leader acara ini bertujuan membekali mahasiswa agar memiliki jiwa kepemimpinan selaras dengan perkembangan era revolusi industri 4.0.

“Para pemimpin Ormawa harus bisa mengkonsep pengelolaan organisasi dengan cara merubah cara kerja mereka sebelumnya. Semula secara manual harus diubah lebih digital dengan memanfaatkan media sosial melalui internet,” terangnya.

Dirinya menyampaikan setiap pengurus inti ormawa juga menerima materi dari berbagai narasumber kompeten.

Materi yang diterima oleh mereka, di antaranya: Visi & Misi Organisasi; Manajemen Organisasi; Penyusunan Program Kerja; Strategi SMART dalam Berorganisasi; Teknik Administrasi Kesekretariatan; Kebendaharaan; Teknik Implementasi Hubungan Masyarakat; Ethics and Etiquette of Student Union, dan lain sebagainya. (*)

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved