Berita Tulungagung

Lima Napi Korupsi di Lapas Tulungagung Tidak Mendapat Remisi, Ini Penyebabnya

Namun tujuh warga binaan perkara korupsi yang ada di Lapas ini, tidak satu pun yang mendapatkan remisi.

Lima Napi Korupsi di Lapas Tulungagung Tidak Mendapat Remisi, Ini Penyebabnya
surya.co.id/david yohannes
Lapas Kelas IIB Tulungagung 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dari 622 warga binaan di Lapas Kelas IIB Tulungagung, 329 di antaranya mendapatkan remisi umum 17 Agustus.

Namun tujuh warga binaan perkara korupsi yang ada di Lapas ini, tidak satu pun yang mendapatkan remisi.

Dua di antaranya memang masih berstatus sebagai tahanan, dan lima orang bersatus narapidana.

Menurut Kelapa Lapas Kelas IIB Tulungagung, Erry Taruna, kasus korupsi termasuk dalam PP 99 tahun 2012, tentang Perubahan kedua atas PP 32 tahun 1999, Tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan.

Seorang napi korupsi harus memenuhi sejumlah syarat agar bisa diusulkan mendapatkan remisi.

Syarat itu antara lain, menjadi justice collaborator, membayar ganti rugi dan mengembalikan kerugian keuangan negara.

“Satu saja belum dilakukan, napi korupsi belum bisa diusulkan menerima remisi,” terang Erry.

Lanjut Erry, hal yang paling sulit adalah menjadi justice collaborator.

Seorang napi korupsi harus membantu penegak hukum, untuk membongkar kasus koruspi, dan punya informasi penting untuk mengungkap kasus itu.

Penegak hukum juga tidak mudah mengeluarkan status justice collaborator kepada napi korupsi.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved