Berita Sumenep

7.800 Batang Rokok Ilegal Diamankan Polres Sumenep, Terbongkar saat Polisi Gelar Operasi Kendaraan

Pria Sumenep diamankan polisi lantaran memiliki 7.800 batang rokok ilegal tanpa cukai.

7.800 Batang Rokok Ilegal Diamankan Polres Sumenep, Terbongkar saat Polisi Gelar Operasi Kendaraan
istimewa
Ribuan batang rokok ilegal diamankan Polres Sumenep 

SURYA.co.id | SUMENEP - Moh Farid (25) ditangkap Polisi akibat diketahui membeli produk rokok tanpa dilengkapi pita cukai atau ilegal. Warga Desa Bakeong, Guluk-Guluk, Sumenep, ini diduga membeli 7.800 batang rokok ilegal pada Sabtu, 3 Agustus 2019 lalu.

Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, mengatakan kronologis penangkapan barang ilegal itu saat dilakukan operasi gabungan antara Polsek Lenteng, Polsek Ganding dan Polsek Guluk-Guluk. Saat operasi, polisi menghentikan Avanza yang dikendarai Farid.

Ternyata, Farid diketahui mengangkut rokok ilegal tanpa pita cukai sebanyak 7.800 batang. Kepada polisi, Farid mengaku membeli produk rokok ilegal tanpa cukai untuk dijual kembali.

"Motifnya mencari keuntungan dari hasil penjualan kembali rokok ilegal ini," kata Muslimin, Rabu (14/8/2019).

Rokok ilegal itu terdiri dari dua merk, yakni Grand Max dan Dalill.

Akibat perbuatannya, MF dijerat dengan Pasal 54 atau Pasal 56 Undang-Undang No 39/2007 tentang Perubahan atas UU No 11/1995 tentang Cukai.

"Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Namun yang berwenang menangani adalah Direktur Jenderal Bea dan Cukai," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved