Berita Lamongan

Usai Rekam Sidik Jari, Polisi Berhasil Temukan Identitas Jasad Wanita yang Ditemukan Dalam Kelas MI

Jasad wanita itu dikenali identitasnya dari hasil rekam sidik jari yang dilakukan oleh Inavis Polres Lamongan.

Usai Rekam Sidik Jari, Polisi Berhasil Temukan Identitas Jasad Wanita yang Ditemukan Dalam Kelas MI
SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Petugas Inavis Polres Lamongan melakukan rekam sidik jari wanita yang ditemukan meninggal di ruangan kelas MI di Lamongan, Selasa (13/8/2019). 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Polres Lamongan akhirnya berhasil mengenali identitas jasad perempuan yang ditemukan tergeletak di ruangan kelas Madrasah Islamiyah di Dusun Luntas, Desa Banjarejo, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan.

Jasad wanita itu dikenali identitasnya dari hasil rekam sidik jari yang dilakukan oleh Inavis Polres Lamongan.

"Begitu sidik jarinya direkam dengan alat portable yang kita punya, muncul semua identitasnya," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, Selasa (13/8/2019).

Nama korban adalah Siti Asfiani, warga Besuk RT 07 RW 03 Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Lahir di Sidoarjo 10/9/1973 dengan status cerai kawin.

Penyidik sudah mengkonfirmasi kepada keluarga korban di Sidoarjo. Pihak keluarga dipastikan akan menjemput korban di RSUD dr Soegiri Lamongan untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung kelahirannya.

"Kita sudah menghubungi keluarganya dan benar itu anggota keluarganya sesuai data hasil rekam sidik jari," kata Norman.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban kali pertama ditemukan Nyamadi (54), warga desa yang sedang melintas di lapangan desa tak jauh dari TKP saat lewat di depan kelas.

Ditemukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas dalam Ruang Kelas, Ciri-cirinya

Saksi Nyamadi melihat ada orang sedang terlentang di dalam ruangan sekolah. Temuan itu dilaporkan ke perangkat desa Mulyono dan Habib, berlanjut ke Polsek Karangbinangun. Korban dievakuasi dan dibawa ke rumah dakit dr Soegiri.

Ciri-ciri jasad, panjang tubuh 160 sentimeter, kulit sawo matang, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan, jenis kelamin perempuan.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved