Raib Selama Lima Bulan, Seorang Perempuan Ditemukan Dalam Karung dengan Kondisi Seperti Ini

Warga yang penasaran akhirnya menelusuri dana di dalam rumah kosong warga menemukan sebuah karung berisi kerangka manusia dalam kondisi terikat

Raib Selama Lima Bulan, Seorang Perempuan Ditemukan Dalam Karung dengan Kondisi Seperti Ini
Ilustrasi
Ilustrasi penemuan mayat 

SURYA.co.id  - Penemuan mayat dalam sebuah kosong membuat heboh warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Tegal. Jasad tersebut ditemukan dalam karung dengan kondisi terikat dan sudah membusuk.

Awal penemuan jasad tersebut diketahui oleh warga karena bau menyengat dari dalam rumah kosong.

Warga yang penasaran akhirnya menelusuri dana di dalam rumah kosong warga menemukan sebuah karung berisi kerangka manusia dalam kondisi terikat, Jumat (9/8/2019).

Penemuan itu kemudian dilaporkan oleh warga ke Polsek Jatinegara. Setelah dilakukan penyelidikan dengan mendatangkan keluarga yang mengaku kehilangan anaknya, Polsek Jatinegara bersama Satreskrim Polres Tegal mengungkap identitas jasad itu.

Seperti yang dikutip dari artikel di Kompas.com dengan judul "Hilang 5 Bulan, Gadis Ini Ditemukan Tinggal Tulang dalam Karung di Rumah Kosong" Akhirnya terungkap, belakangan diketahui, sosok mayat perempuan dan sudah tinggal tulang belulang itu merupakan korban pembunuhan sejak sekitar tiga bulan lalu.

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan, setelah diselidiki, korban diketahui bernama Nurhikmah (16), anak dari pasangan Imam Maliki dan Sosiah, keduanya warga Desa Cerih, Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan gadis remaja ini merupakan korban pembunuhan oleh lima tersangka. Satu di antaranya adalah perempuan. Saat ini para tersangka sudah diamankan di Mapolres Tegal.

"Tersangka ada lima orang. Iya sudah kita amankan ke Polres," kata Bambang saat dikonfirmasi, Senin (12/8/2019) malam.

Bambang menjelaskan, tak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah. Saat ini, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. Termasuk telah meminta keterangan saksi-saksi.

Orang tuanya, Imam, yang sudah datang ke Mapolres pada Senin (12/8/2019) juga ikut diperiksa sebagai saksi.

"Belum, belum tahu motifnya. Masih kita kembangkan. Nanti saja nunggu perkembangannya saat gelar nanti," kata Bambang saat ditanya soal motif pembunuhan.

Korban adalah anak yang hilang lima bulan lalu atau 10 hari sebelum bulan puasa Ramadan. Orangtua korban memastikan berdasarkan ciri-ciri anaknya yang hilang lima bulan lalu, jasad itu adalah putrinya.

Sementara itu, aparat Polres Tegal terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif dugaan pembunuhan.

Editor: Cak Sur
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved