Berita Surabaya

Pria di Surabaya Tak Kapok Bisnis Narkoba, Buat Meja Modifikasi Cukup untuk Simpan 1 Kg Sabu

Fahrizal Mahri (38) tidak kapok tinggal di penjara. Mantan residivis narkoba ini kembali ditangkap di rumah kosnya Jalan Pahlawan, Gresik.

Pria di Surabaya Tak Kapok Bisnis Narkoba, Buat Meja Modifikasi Cukup untuk Simpan 1 Kg Sabu
surya.co.id/willy abraham
Fahrizal Mahri berikut barang buktinya diperlihatkan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (12/8/2019).  

SURYA.co.id | SURABAYA - Fahrizal Mahri (38)  tidak kapok tinggal di penjara. Mantan residivis narkoba ini kembali ditangkap di rumah kosnya Jalan Pahlawan, Gresik.

Pria pengangguran ini kembali terlibat bisnis barang haram, meski pernah ditangkap 2016 silam. Bahkan di dalam kamar kosnya itu, terdapat meja untuk menyimpan sabu-sabu (SS) agar lebih aman dalam menjalankan bisnis haram itu.

Nah, meja yang terbuat dari kayu seperti meja biasa. Tetapi di bagian tengahnya terdapat laci kecil. Saat ditarik tampak ruang kosong dan panjang. Mirip laci. Di tempat itulah tersangka meletakkan sabu sebelum dijual.

Tersangka mendapatkan barang haram itu dari seseorang bandar BD yang saat ini DPO. Lebih miris lagi, transaksinya dilakukan dengan sistem ranjau di dekat masjid.

Sabu itu dilempar kurir dekat Islamic Center, Dukuh Kupang, kemudian diambil tersangka dan dibawa pulang ke Gresik. Rata-rata tersangka membeli sabu seberat 70 sampai 80 gram.

Mendapat banyak informasi masyarakat, tim unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membuntuti tersangka dari Surabaya menuju Gresik.

Saat itu Koprs Bhayangkara menghentikan tersangka dan melakukan penggeledahan di depan makam pahlawan, Jalan Raya Pahlawan, Gresik kemudian digelandang menuju rumah kosnya.

"Di meja itu ada laci kecil untuk simpan sabu, itu cara dia untuk mengelabui petugas," ujar Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKP Heru Dwi Purnomo, Senin (12/8/2019).

Warga Jalan Tempel Sukorejo 1/117-A, Surabaya itu tidak berkutik saat petugas mendapatkan empat poket plastik berisi sabu dengan total berat 49,14 gram. Dua timbangan digital turut diamankan.

"Kita lakukan pengejaran pemasok barang itu kepada FM," tegasnya.

Tersangka mengaku nekat kembali terjun ke bisnis narkoba karena tidak punya pekerjaan. Meja yang dimodifikasi untuk menyimpan sabu itu merupakan hasil masukan dari temannya.

"Cukup buat menyimpan sabu lebih satu kilo," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) UU 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved