Berita Surabaya

Pabrik Merkuri Iegal yang Gerebek Polisi Pemasarannya lewat Medsos, Beroperasi sejak 13 Tahun lalu

Pabrik pembuat merkuri ilegal kawasan Sidoarjo yang dibongkar anggota Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata memasarkan melalui media sosial.

Pabrik Merkuri Iegal yang Gerebek Polisi Pemasarannya lewat Medsos, Beroperasi sejak 13 Tahun lalu
surya.co.id/ahmad zaimul haq
ILEGAL - Petugas menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus produksi merkuri ilegal yang berhasil diamankan dalam gelar kasus di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (13/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pabrik pembuat merkuri ilegal kawasan Sidoarjo yang dibongkar anggota Ditreskrimsus Polda Jatim ternyata memasarkan melalui media sosial.

Dirre-skrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, menuturkan selama 13 tahun sejak 2006 menjalankan bisnis tersebut, pelaku memasarkan melalui media sosial.

"Pemasarannya melalui online dan kami tangkap melalui media sosial," katanya saat ditemui awakmedia di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Selasa (13/8/2019).

Ia menerangkan, pelaku memasarkan produk merkuri illegal yang dibuatnya menggunakan nama produk 'Bold'.

Yusep mengungkapkan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap pelaku, setelah memperoleh informasi dari cyberpatrol yang dilakukan Polda Jatim.

"Melalui proses thrassing dan undercoverbyte, maka kami melakukan penyelidikan dan transaksi dengan penjual merkuri," ujarnya.

Kepada penyidik, tersangka mengaku kebanyakan pembeli produk kimia merkuri illegal mereka adalah dari Kalimantan.

"Dua tersangka di antaranya, pengakuannya pendistrubusian di wilayah Kalimantan Tengah," jelasnya.

Satu kilogram merkuri dalam kemasan botol kecil dijual sekitar Rp 1,5 Juta, namun bila dikirim ke luar jawa, harganya bisa naik hingga kisaran Rp 2 Juta.

"Kalau keuntungannya cuma dikit ya mereka gak akan jual," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved