Luncurkan Sepatu AZA6 Edisi Khusus Kemerdekaan, Ini Harapan Azrul Ananda

Azrul ananda, founder DBL Indonesia, sekaligus presiden Persebaya Surabaya, meluncurkan sepatu AZA6 edisi khusus kemerdekaan di DBL Store

SURYA.co.id | SURABAYA – Azrul ananda, founder DBL Indonesia, sekaligus presiden Persebaya Surabaya, meluncurkan sepatu AZA6 edisi khusus kemerdekaan di DBL Store, Pakuwon Mall, Surabaya, Senin (12/8/2019).

Menariknya, sepatu yang merupakan versi khusus dari AZA6 itu dibuat secara terbatas, di mana hanya dibuat sebanyak 1945 pasang.

Tak hanya terbatas secara jumlah, dari sisi desain, sepatu ini juga dihiasi peta Indonesia di bagian sisi sepatu. Tidak ketinggalan, tulisan “Independen”  dan tanggal kemerdekaan Indonesia juga ditampakkan.

Dari segi tampilan warna, sepatu ini didominasi dengan warna merah dan hitam.

“Kami berkolaborasi dengan tim dari Ardiles, basic-nya sama persis dengan AZA6, hanya beda warna. Kami memberi sentuhan Indonesia banget, ada tanggal kemerdekaan, ada kata independen dan tentunya tidak ada yang lebih Indonesia dari peta Indonesia,” terang Azrul di sela-sela acara.

“Misi edisi hari merdeka, mengangkat kelas sepatu Indonesia,” tambahnya.

Di balik peluncuran sepatu itu, dikatakan Azrul, misi utama pembuatan semua seri AZA adalah untuk memudahkan anak muda Indonesia bermain basket dengan sepatu terjangkau.

Karena di luar merek AZA, sepatu basket kisaran harganya diatas satu jutaan.

“Tujuan dibuat sepatu itu (AZA) adalah untuk memudahkan anak-anak muda Indonesia bermain basket, karena sepatu basket harganya mahal, jutaan rupiah dan DBL bersama Ardiles, membuat sepatu basket yang harganya di bawah 500 ribu rupiah,” ucap Azrul.

Dengan misi itu, Azrul pastikan bahwa pihaknya tidak akan membuat seri terlalu banyak untuk sepatu edisi limited, seperti edisi khusus kemerdekaan ini.

“Saya tidak ingin banyak yang limited, karena misi utama sepatu ini bukan menjadi limited, membuat banyak limited kami berarti mempersulit anak Indonesia bermain basket,” ucap pria 42 tahun itu.

Azrul bersyukur, AZA6 edisi merah putih mendapat respon positif dari pasar, di mana launching hari ini, sudah banyak pemuda yang rela antre, bahkan ada yang lebih dulu datang antre selama 9 jam sebelum acara pembelian secara massal dilakukan.

Dengan tingginya antusias itu, dari jumlah total 1945 pasang. Disebutnya akan sangat sedikit yang didistribusikan di luar Surabaya, meskipun permintaan sangat tinggi.

“Kami memang dibombardir dengan permintaan. Kami sudah diskusi dengan tim DBL. Kami akan menyisihkan stok untuk beberapa kota, tentunya jumlahnya sangat terbatas, karena mayoritas akan dihabiskan hari ini,” ucap Azrul.

“Hari ini saja beberapa ukuran sudah habis, jadi kami akan menghitung lagi nanti, mungkin yang didistribusikan di Jakarta, Bandung dan Jogja tidak sampai 500,” pungkas Azrul.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved