Gigolo Bali Ini Marah Dibilang Tak Memuaskan Seusai Berhubungan Badan, Bunuh Korban SPG di Hotel

Seorang pria mengaku sebagai Gigolo di Bali marah setelah dibilang tak memuaskan seusai berhubungan badan dengan korban SPG di hotel.

Gigolo Bali Ini Marah Dibilang Tak Memuaskan Seusai Berhubungan Badan, Bunuh Korban SPG di Hotel
Kolase/TRIBUN BALI
Bagus Putu Wijaya pelaku pembunuhan Putu Yuniawati di kamar hotel. 

Mendengar ungkapan Ni Putu Yuniawati, Bagus Putu Wijaya tersinggung.

Korban lalu ditarik dan dibekap dengan handuk sehingga lemas, setelah itu korban langsung meninggal.

"Ini tersangka melakukan spontan, saat korban mengatakan kamu tidak memuaskan saya," katanya.

Setelah itu, sambung Ruddi, pelaku lansgung meninggalkan penginapan dan bertemu petugas hotel sekitar pukul 19.30 Wita.

Kepada petugas pelaku mengatakan 30 menit lagi korban akan menaiki taksi online.

Kemudian ia pun menuju mobil Suzuki Ertiga dengan nomor polisi DK 1988 HA yang diketahui milik keluarga korban, lalu pergi ke arah utara penginapan.

"Mobil punya keluarga korban dan mobil akan dijual, mobil itu ditemukan di wilayah Sading, Badung," jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Polisi, mobil tersebut digadaikan di sebuah penadah dan dari hasil gadaian tersebut tersangka mendapatkan uang sebesar Rp 10 juta.

"Mereka ini baru kenal seminggu lah. Setelah itu (melakukan pembunuhan), pelaku pergi dan tertangkap di Sulawesi Utara," terangnya.

Akibat aksinya tersebut, pelaku dijerat dengan dau pasal yang berbeda.

"Pasal yang kita kenakan kepada tersangka ini adalah pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pasal pencurian dengan kekerasan 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun," tegasnya.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved