Liputan Khusus

Dinkes Jatim Apresiasi Dokter Dian Beri Pelayanan Kesehatan Murah dan Rela Dibayar dengan Sayuran

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Kohar Hari Santoso mengapresiasi dedikasi dokter Dian Agung Anggraeny memberikan pelayanan kesehatan murah.

Dinkes Jatim Apresiasi Dokter Dian Beri Pelayanan Kesehatan Murah dan Rela Dibayar dengan Sayuran
TribunJatim.com/Mohammad Romadoni
Dokter Dian Agung Anggraeny 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kohar Hari Santoso mengapresiasi dedikasi dokter Dian Agung Anggraeny yang memberikan pelayanan kesehatan murah bahkan gratis bagi masyarakat miskin di rumah praktiknya, Desa Sumber Pucung Kabupaten Malang.

Bagaimana tidak, dokter Dian memberikan pelayanan kesehatan tanpa dipatok biaya bahkan pasien miskin membayarnya jasanya dengan sayuran.

"Kita tentu bangga ada dokter yang perilakunya bisa seperti dokter Dian, masyarakat juga senang karena bisa mendapat pelayanan kesehatan," ujarnya kepada Surya.

Kohar menilai profesi dokter adalah pekerjaan luhur karena memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan dokter Dian memberikan pelayanan kesehatan murah dan gratis sesuai kemampuan pasiennya itu merupakan hal yang positif yang patut dicontoh.

"Memberikan pelayanan kesehatan itu memang ada biayanya, paling tidak untuk membeli obat atau alat-alat kesehatan. Biasanya yang diberikan secara gratis adalah jasa dokternya tapi obatnya dokternya juga beli seperti yang dilakukannya (Dokter Dian)," ungkapnya.

Dikatakannya, pemerintah juga memberikan bantuan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Bantuan itu diperuntukkan bagi peserta jaminan kesehatan khususnya fakir miskin dan orang tidak mampu sesuai UU Sistem Jaminan Sosial Nasional yang iurannya ditanggung oleh pemerintah.

Adapun jumlah rumah sakit berjumlah 383 di seluruh Jawa Timur, puskesmas 966 unit, 2232 puskesmas pembantu, poskesdes 3213 unit dan polindes 3900 unit. Jika ditotal semuanya sudah lebih 10 ribu tempat pelayanan kesehatan. Sementara itu jumlah desa yaitu 8501 di Jawa Timur.

"Kalau dari segi jumlah sudah cukup banyak tersebar di seluruh wilayah sehingga meningkatkan pelayanan kesehatan. Apalagi yang dilakukan dokter Dian pelayanan kesehatan murah ada yang gratis tentunya disukai pasiennya," pungkasnya. (don/nen)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved