Berita Nganjuk

Bupati Nganjuk Mas Novi Bicara Soal ini di Hadapan 1.600 Mahasiswa Baru Unesa 

Di hadapan sekitar 1.600 mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat bicara tentang pencegahan korupsi.

Bupati Nganjuk Mas Novi Bicara Soal ini di Hadapan 1.600 Mahasiswa Baru Unesa 
SURYA.co.id/Ahmad Amru Muiz
Bupati Nganjuk Mas Novi dalam sebuah kesempatan. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Di hadapan sekitar 1600 mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat bicara tentang pencegahan korupsi dan birokrasi bersih. Hal itu dinilai sangat penting untuk diketahui dalam pembekalan terhadap para mahasiswa baru atas tindakan yang masuk perbuatan korupsi.

"Untuk itu, kami berharap generasi millenial harus anti korupsi. Banyak kegiatan positip yang tidak masuk korupsi yang bisa dilakukan generasi muda, dan pencegahan itu harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga," kata Mas Novi panggilan akrab Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat di Unesa Surabaya, Selasa (13/8/2019).

Dijelaskan Mas Novi, penyebab terjadinya tindakan korupsi setidaknya ada empat hal. Yakni adanya kesempatan, tingginya kebutuhan dan tidak bisa mengendalikan keinginan.atau rendahnya moral, lemahnya sistem dan pengawasan, dan banyaknya tekanan seperti tekanan keluarga, politik, lingkungan.

"Jadi, setidaknya ada empat hal yang menjadi pendorong terjadinya korupsi yang harus diketahui generasi millenial untuk dihindari," ucap Mas Novi.

Memang, diakui Mas Novi, pada umumnya dan kebanyakan perbuatan korupsi itu sebenarnya disadari oleh pelakunya. Namun hal itu dianggap biasa sebagai tindakan untuk pendapatan tambahan.

"Dan seseorang itu baru menyesal setelah ketahuan dan ketangkap Penegak Hukum. Dan itu sudah terlambat karena perbuatan itu harus dipertaggung jawabkanya " tandas Mas Novi.

Pemkab Nganjuk, ditegaskan Mas Novi, telah melakukan berbagai langkah dalam mencegah perbuatan korupsi. Diantaranya pemberian saksi dan punishment, perbaikan sistem birokrasi seperti melalui mall pelayanan publik, senantiasa bekerjasama dengan KPK dalam pecegahan korupsi, dan gerakan Rp 0 untuk semua berkaitan dengan promosi dan mutasi jabatan.

"Dan masih banyak lagi upaya yang kami lakukan untuk mencegah korupsi dilingkungan birokrasi Pemkab Nganjuk. Tapi meski banyak upaya pencegahan dilakukan tetapi masih ada yang korupsi itu namanya memang orang nakal," tutur Mas Novi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved