Persebaya Surabaya

Bonek Lintas Utara, Aktif Lewat Kegiatan Religius dan Sosial

Bonek Lintas Utara, salah satu kelompok Bonek Mania miliki jalan menarik dalam upaya menghapus stigma negatif yang terus menghantui Bonek selama ini

Bonek Lintas Utara, Aktif Lewat Kegiatan Religius dan Sosial
Istimewa/Koleksi Bonek Lintas Utara
(Kiri) Bonek Berdzikir dan Bersholawat, ulang tahun Bonek Lintas Utara ke-2. (Kanan) Bonek Lintas Utara bagi-bagi takjil bersama Polres Tanjung Perak (2018) (Foto: Koleksi Bonek Lintas Utara). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Bonek Lintas Utara, salah satu kelompok Bonek Mania miliki jalan menarik dalam upaya menghapus stigma negatif yang terus menghantui Bonek selama ini. 

Selain rutin mendukung tim kebanggaan saat berlaga. Disampaikan Muhammad Rido’i, salah satu penasehat Bonek Lintas Utara menyebut bahwa pihaknya aktif gelar aktivitas religi dan sosial.

Derby Jatim Sarat Gengsi, Pengamat Sepak Bola: Persebaya Berpeluang Besar Bisa Raih Poin di Malang

Derby Jatim Persebaya Vs Arema FC, Irfan Jaya: Fokus ke Pertandingan Demi Menjaga Harga Diri Tim

Bejo Sugiantoro Berharap Penggawa Persebaya Surabaya Jangan Takut Main di Malang dan Wajib Ngeyel

Djanur Dipecat dari Persebaya, Bejo Sugiantoro Motivasi Pemain Sebelum Lawan Arema FC

Tak hanya untuk kalangan sesama Bonek. Aktivitas yang dilakukan juga menyentuh masyarakat secara luas.

Meskipun sebagian aktivitas dilakukan secara insidentil. Namun, pria yang akrab disapa Dok itu sebut bahwa rekan di komunitasnya selalu turun tangan setiap ada bencana alam.

“Selain kegiatan bagi-bagi takjil tiap tahunnya, kami berperan aktif setiap aksi positif sosial, seperti penggalangan dana untuk korban bencana alam, membantu pembangunan masjid dan muhsolla,” terang Dok pada Surya, Senin (12/8/2019).

Ditambahkan Dok, komunitas yang berdiri sejak 10 November 2016 oleh empat orang, Muhammad ridho, Lutfi Alfian, Samsul Berto, dan Umam, juga tak jarang lakukan aksi bersih-bersih gunung, karena memang sebagian anggota miliki hobi naik gunung.

Termasuk juga kegiatan Bonek Sholawat dan Bonek Berzikir yang digelar setiap perayaan ulang tahun Bonek Lintas Utara.

Terbaru, dibawah ketua saat ini, Nuril, sebagian perwakilan sedang menyiapkan diri menimba ilmu tentang survival dan penanggulangan tepat serta efektif bencana kemanusiaan.

“Saat ini saya dan tiga teman lain (Ezza, Faruq, Samsol) baru belajar penanggulangan tepat penanggulangan bencana,” ucap pria yang saat ini tinggal di daerah Bulak Banteng, Surabaya tersebut.

Harapannya, sambung Dok, dengan semua aktivitas positif tersebut. Bonek yang selama ini dikenal menjadi “biang” aktivitas negatif, sebaliknya menjadi pelopor kebaikan dan kehadirannya dimasyarakat memberi dampak positif secara maksimal.

“Semoga Bonek dan Bonita semakin kreatif. Total, loyal dan royal dalam setiap mengawal kebanggan Persebaya surabaya. Menjunjung tinggi rasa solidaritas antar sesama Bonek atau suporter lain,” harapnya.

Sejalan dengan tersebut. Dok juga sampaikan, aktivitas positif Bonek Mania akan berdampak baik bagi perjalanan Persebaya di Liga 1 tidak hanya musim 2019 ini.

“Harapannya, Persebaya selalu menjadi barometer dan kiblat sepakbola tidak hanya di Jawa Timur, tapi terus maju dan berkembang di Indonesia,” ucap pria yang juga hobi sepakbola tersebut.

“Paling utama adalah tim dan suporter harus saling bersinergi membangun sepakbola yang bersih tanpa mafia,” pungkas Dok

Penulis: Khairul Amin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved