Berita Malang Raya

Bermodus rekrutmen CPNS, Staf di Kecamatan Blimbing Malang Paksa Warga Bayar Rp 70 Juta

Seorang staf di Kecamatan Blimbing, Kota Malang berinisial NP diduga melakukan penipuan bermodus rekrutmen calon pegawai negeri sipil

Bermodus rekrutmen CPNS, Staf di Kecamatan Blimbing Malang Paksa Warga Bayar Rp 70 Juta
kemendagri.go.id
Ilustrasi penipuan CPNS 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Seorang staf di Kecamatan Blimbing, Kota Malang berinisial NP diduga melakukan penipuan bermodus rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Informasi yang diterima, korban merupakan warga Pakisaji yang dipaksa membayar uang sejumlah Rp 70 juta agar lolos rekrutmen CPNS abal-abal.

Camat Blimbing, Muarib membenarkan dugaan penipuan yang dilakukan NP. Kata dia, bukti-bukti atas dugaan perilaku tak terpuji bawahannya itu telah dikantongi.

"Kami amankan bukti-buktinya. Semua sudah lengkap," tutur Muarib, Selasa (13/8/2019).

Ia merinci alat bukti yang dikumpulkan itu adalah kwitansi penyetoran uang dan surat pernyataan disertai materai. Dari sana, terungkap proses penyetoran uang dilakukan secara bertahap.

"Setoran pertama itu Rp 5 juta, pakai tanda tangan Sekda. Juga ada stempel BPKAD. Tanggal 7 Februari," katanya.

Selanjutnya, korban menyetor uang Rp 10 juta pada 21 Februari dan Rp 60 juta pada 25 Maret. Dalam surat perjanjian, pelaku menandatanginya sendiri bersama saksi, Duryat.

Muarib telah melaporkan perbuatan NP kepada Wali Kota dan BKD Kota Malang.

"Kalau yang bersangkutan sekarang sudah jarang di kantor. Jadi nanti biar pejabat di atas yang menyelesaikan," tutupnya.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved