Berita Nganjuk

Tujuan PT KAI Daop 7 Madiun Lanjutkan Penutupan Perlintasan Rel Tanpa Izin

Langkah penutupan perlintasan kereta api liar terus dilalakukan PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun.

Tujuan PT KAI Daop 7 Madiun Lanjutkan Penutupan Perlintasan Rel Tanpa Izin
surya.co.id/ahmad amru muiz
Tim gabungan PT KAI Daop 7 Madiun membongkar jalan di perlintasan KA tanpa izin di wilayah Jombang. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Langkah penutupan perlintasan Kereta Api liar terus dilalakukan PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun.

Setelah menutup satu perlintasan tanpa izin di Kabupaten Nganjuk, kali ini penutupan kembali dilakukan untuk normalisasi jalur Kereta Api (KA) yang ditengarai digunakan untuk perlintasan tanpa izin.

Manager Humas PT KAI (persero) Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, setidaknya ada dua perlintasan tanpa izin yang akan dilakukan normalisasi sekaligus akan menutup akses pengguna jalan karena berpotensi membahayakan bagi mereka yang menggunakan.

Apalagi nanti akan di operasionalkan jalur ganda dan seringnya terjadi kecelakaan orang tertemper KA pada perlintasan liar tanpa izin menjadi perhatian serius oleh pemerintah termasuk PT KAI (Persero).

"Untuk itu guna menjaga keselamatan bersama kami membantu pemerintah untuk meniadakan perlintasan-perlintasan liar tanpa izin,” kata Ixfan dalam siaran persnya, Senin (12/8/2019).

Dijelaskan Ixfan, Senin (12/8) ini langkah normalisasi dua perlintasan sebidang jalur KA petak jalan antara Jombang - Sembung,  yang pertama terletak di desa tanggungan, dan yang kedua di desa glagahan. Keduanya sama-sama berada di satu Kabupaten Jombang tepatnya di KM 87+258 dan KM 86+645.

Ditambahkan Ixfan, saat dilakukan normalisasi kondisi perlintasan sebidang jalur KA oleh tim yang terdiri dari regu Jalan rel dan Polsuska (Polisi Khusus KA) tersebut ada yg di aspal atau di mampatkan dengan beton cor.

“Jadi kami memang agak kesulitan dan butuh waktu lebih lama, terlebih saat regu jalan rel melakukan perawatan jalur, kami mengalami kesulitan jika terjagi goyangan atau perubahan kontruksi rel yg kondisinya tidak normal, “ ungkapnya.

PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun  imbuh Ixfan,  berharap kepada warga masyarakat untuk menyadari dan memahami aturan yang ada. Dimana PT KAI (Persero) sebagai operator hanya menjalankan amanah undang- undang dengan tujuan agar perjalanan KA selamat, aman, dan lancar dari dan sampai ke tujuan.

“Hal tersebut tidak akan tercapai tanpa peran serta semua pihak, “ tutur Ixfan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved