Berita Tulungagung

Sikap KPU Jatim atas Usulan Penundaan Pelantikan Supriyono, Caleg DPRD Tulungagung Status Tersangka

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jatim, Muhammad Arbayanto membenarkan, pihaknya menerima konsultasi dari KPU Tulungagung.

Sikap KPU Jatim atas Usulan Penundaan Pelantikan Supriyono, Caleg DPRD Tulungagung Status Tersangka
surya.co.id/david yohanes
Komisioner KPU Jatim Divisi Hukum dan Pengawasan Muhammad Arbayanto 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - KPU Tulungagung telah berkonsultasi ke KPU Jawa Timur dan KPU RI terkait status tersangka Supriyono.

Supriyono adalah Ketua DPRD Tulungagung sekaligus Caleg terpilih yang berstatus tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jatim, Muhammad Arbayanto membenarkan, pihaknya menerima konsultasi dari KPU Tulungagung.

Bahkan konsultasi ini sampai ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Materi yang dikonsultasikan KPU Tulungagung adalah, Peraturan KPU (PKPU) nomor 5 tahun 2019, pasal 33 ayat 4.

Ayat itu berbunyi, “Dalam hal terdapat calon terpilih anggota DPRD Kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi, KPU/KIP Kabupaten/Kota menyampaikan usulan penundaan pelantikan yang bersangkutan disertai dokumen pendukung kepada gubernur melalui bupati/wali kota sampai dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap”.

"Kami bersikap hati-hati, karena ini menyangkut hak konstitusional seseorang. Jangan sampai kami melakukan tindakan yang mengarah pada lepasnya hak konstitusional seseorang," ujar Arbayanto.

Untuk memastikan status tersangka Supriyono, lanjut Arbayanto, pihaknya perlu dokumen pendukung dari KPK.

Setidaknya ada dokumen formal dari KPK, yang membuktikan status itu.

Namun KPK memberi jawabab, bahwa keputusan pemberian tersangka kepada seseorang bersifat prudential (hati-hati).

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved