Berita Malang Raya

Dilepas Polisi, Pelaku Ujaran Kebencian KH Maimoen Zubair Asal Malang Diduga Idap Kelainan Jiwa

Pelaku ujaran kebencian terhadap KH Maimoen Zubair, Fulvian Daffa, diduga mengidap Gangguan Kepribadian Paranoid (GKP)

Dilepas Polisi, Pelaku Ujaran Kebencian KH Maimoen Zubair Asal Malang Diduga Idap Kelainan Jiwa
kompas.com/ANDI HARTIK
Fulvian Daffa, pelaku ujaran kebencian terhadap KH Maimoen Zubair. Pemuda asal Malang itu diduga memiliki Gangguan Kepribadian Paranoid (GKP). 

SURYA.co.id | MALANG - Pelaku ujaran kebencian terhadap KH Maimoen Zubair, Fulvian Daffa, diduga mengidap Gangguan Kepribadian Paranoid (GKP). Sebelumnya, Fulvian Daffa dilaporkan oleh Santri Malang Raya karena mengunggah status di akun facebook pribadinya, Fulvian Daffa Umarela yang dinilai bermuatan kebencian terhadap KH Maimoen Zubair.

"Ada data media yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan menderita GKP dari RS Saiful Anwar," kata Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi, Senin (12/8/2019).

Yogi mengungkapkan berdasarkan rekam medis, pemeriksaan terakhir atas kondisi psikis Fulvian terakhir dilakukan pada Januari 2019. Hal inilah yang juga menjadi alasan Polres Malang Kota melepaskan Fulvian dan mengembalikannya kepada keluarga.

"Selain itu, pertimbangannya juga karena warga NU telah memaafkan dan mencabut laporan," sambungnya.

Fulvian Daffa resmi dilepas oleh polisi pada Sabtu (10/8) setelah mediasi bersama warga NU.

Fulvian mengakui perbuatanya tersebut salag dan bersedia meminta maaf kepada keluarga besar KH Maimoen Zubair di Rembang, Jawa Tengah.

"Dia juga berjanji bersedia menjadi santri di Pondok Pesantren yang dikelola oleh orang NU," tutupnya.

Sebelumnya, unggahan status Facebook Fulvian ramai dibicarakan netizen lantaran diduga bermuatan ujaran kebencian.

Saat itu, pemuda asal Donomulyo, Kabupaten Malang, ini menyebut tidak ada gunanya bersimpati atas wafatnya KH Maimoen Zubair.

Ia bahkan mencatut nama dua organisasi muslim terbesar Indonesia yakni NU dan Muhammadiyah.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved