Ponsel Korban Tak Aktif, Polisi Kesulitan Lacak Perampok Bermobil Pelat Merah di Dinkes Kota Malang

Polisi kesulitan melacak perampok Dinkes Kota Malang yang mengendarai mobil pelat merah. Ponsel korban yang tak aktif, jadi alasannya.

Ponsel Korban Tak Aktif, Polisi Kesulitan Lacak Perampok Bermobil Pelat Merah di Dinkes Kota Malang
surabaya.tribunnews.com/hayu yudha prabowo
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sumarjono menunjukan ruang bagian keuangan yang dirusak perampok di Kantor Dinkes Kota Malang, Jalan Simpang LA Sucipto, Kota Malang, Kamis (8/8/2019). Kawanan perampok yang diduga berjumlah empat orang mengendarai mobil plat merah berhasil mengambil uang Rp 3,75 juta dari Dinkes Kota Malang setelah menganiaya dan menyekap satpam serta penjaga kantin. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Kepolisian Resor Malang Kota kesulitan mengungkap kasus perampokan di Kantor Dinas Kesehatan Kota Malang. Handphone milik satpam yang diambil oleh pelaku, saat ini dalam keadaan tidak aktif sehingga lokasinya tidak dapat terdeteksi.

"Ada sebuah handphone yang dibawa oleh pelaku, tapi saat ini dalam keadaan mati. Sekarang tim IT sedang berusaha mendeteksi," tutur Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi, Minggu (11/8/2019).

Ia menuturkan satu-satunya alat bukti untuk melacak pelaku adalah rekaman kamera pengintai yang dipasang di depan pintu masuk kantor dan ruang keuangan. Sayang, perampok mengambil recordernya.

Berdasarkan keterangan satpam yang menjadi korban penyekapan saat perampokan terjadi, pelaku mengendarai mobil berplat merah. Jumlah pelaku, diduga empat orang.

"Di depan gerbang ada, tapi tidak menyorot sehingga plat nomor kendaraan tidak bisa dilihat. Di lokasi juga minim alat bukti," ucapnya.

Insiden perampokan di Kantor Dinkes Kota Malang terjadi pada Kamis (8/8/2019) dini hari. Dari aksinya, pelaku hanya menggondol uang Rp 3,7 juta karena gagal membobol brankas di ruang keuangan.

Uang yang dibawa pelaku, diambil setelah mencongkel laci di ruang koperasi.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved