Berita Surabaya

BREAKING NEWS: Jasad Pekerja Tertimbun Lumpur di Sukomanunggal Surabaya akhirnya Ditemukan

Jasad Imam Safi'i (35) pekerja yang tertimbun lumpur di Sukomanunggal, akhirnya ditemukan tidak jauh dari tempat cuci tangan.

BREAKING NEWS: Jasad Pekerja Tertimbun Lumpur di Sukomanunggal Surabaya akhirnya Ditemukan
foto: istimewa
Jasad Imam Safi'i (35) ditemukan setelah tertimpa tembok dan tertimbun lumpur, Minggu (11/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jasad Imam Safi'i (35) pekerja yang tertimbun lumpur di Sukomanunggal, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan tidak jauh dari tempat terakhirnya saat cuci tangan.

Hampir 25 jam, proses pencarian akhirnya membuahkan hasil. Jasad Imam ditemukan dalam keadaan tengkurap dan kedua tangannya menekuk seperti sedang melindungi bagian kepala.

Kemungkinan, saat cuci tangan, dia spontan melindungi kepala saat tertimpa tembok dan tertimbun lumpur.

"Posisinya tidak jauh dari tempat cuci tangan di dekat kran, dekat pohon pisang. Sudah ketemu sekitar jam 12.45 WIB," ujar Kabid Darurat Logistik BPS Linmas Surabaya, Yusuf Masruh di lokasi kejadian, Jalan Sukomanunggal 168, Minggu (11/8/2019).

Jasad korban hanya berjarak 2 meter dari lokasi pintu keluar.

Awalnya, petugas berusaha membersihkan bongkahan dinding tembok terlebih dahulu. Kemudian membuang lumpur setinggi 150 sentimeter.

Nah, saat ketinggian lumpur mulai berkurang, jasad korban mulai terlihat. Langsung saja petugas PMK menyemprotkan air dan mengevakuasi jasad.

Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono membenarkan bahwa jasad Imam telah ditemukan.

"Sekarang sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr Soetomo," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sejak kemarin, keluarga korban datang langsung dari Bangkalan ke Surabaya. Mereka menangis dan berharap Imam segera ditemukan.

Sejumlah alat berat didatangkan untuk mengevakuasi korban sejak kemarin siang. Mengingat lokasi pencarian cukup sempit dan timbunan lumpur.

Sebelumnya, Imam yang merupakan karyawan PT Ardiles itu sedang istirahat. Tidak hanya Imam, ada dua orang lainnya juga yang sedang istirahat. Mereka berhasil menyelamatkan diri pukul 12.05 WIB.

Diketahui, Imam langsung tertimpa tembok setebal 60 sentimeter setinggi kurang lebih tiga meter saat cuci tangan.

Jebolnya tembok itu, dikarenakan luapan lumpur dari pengeboran PT Sinar Suri (SS) untuk pemancangan pembangunan gedung.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved