Berita Bisnis

Harga Cabai Rawit Masih Melambung Tinggi, Ini yang Dilakukan Kementerian Pertanian

Masyarakat dan petani tidak perlu panik, harga cabai akan kembali normal. Ini karena beberapa sentra di Jabar, Jateng dan Jatim akan masuk masa panen

Harga Cabai Rawit Masih Melambung Tinggi, Ini yang Dilakukan Kementerian Pertanian
surya.co.id/istimewa
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto saat memantau tanaman cabai di Sleman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menghadapi kenaikan harga cabai rawit, Kementerian Pertanian (Kementan) langsung mengkoordinasikan beberapa sentra untuk meningkatkan pasokannya.

"Kemarin kita sudah koordinasikan Cianjur. Hari ini Sleman dan Kulon Progo. Besok kembali ke wilayah lain di Jawa Tengah," ungkap Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, Jumat (9/8/2019).

Prihasto Setyanto pun ikut mengawal langsung di lapangan melihat kondisi yang ada.

Pasokan memang dilakukan secara bertahap karena ketersediaan cabai di lapangan belum optimal.

Hal ini sebagai dampak kurang terawatnya pertanaman karena harga sangat rendah musim panen kemarin.

Pria kelahiran Sumenep ini optimistis harga akan kembali stabil dalam waktu dekat.

Dirinya berpesan konsumen tidak perlu risau.

Ia juga mengatakan, agar masyarakat dan petani tidak perlu panik, harga cabai akan kembali normal.

Ini karena beberapa sentra di Jabar, Jateng dan Jatim akan memasuki panen Agustus dan September ini.

"Kalau bisa kita jangan terpaku pada cabai segar saja, masih banyak substitusinya," imbuhnya.

"Substitusinya meliputi mulai dari cabai kering, sambal botol atau saus cabe. Istilah kerennya harus 'out of the box'. Saya rasa edukasi kepada konsumen terhadap hal ini sangat perlu," tutupnya. (Fikri Firmansyah)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved