Berita Kediri

Varietas Baru, Anggrek Hitam Cettar Kediri Dalam Proses Register Patent di London

anggrek hitam Cettar Kediri masih proses diregister untuk dipatentkan di Royal Hortikultura Asosiated London

Varietas Baru, Anggrek Hitam Cettar Kediri Dalam Proses Register Patent di London
surya/didik mashudi
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memperhatikan anggrek hitam Cettar Kediri di pameran Florikultura di lapangan Desa Kedung Malang, Kabupaten Kediri, Kamis (8/8/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Nama 'Cettar' menjadi jargon yang diusung Gubernur Khofifah Indar Parawansa bakal menjadi nama anggrek hitam varietas jenis baru.

"Nama Cettar sekarang masih proses diregister untuk dipatentkan di Royal Hortikultura Asosiated London," ungkap Dedek Setya Santoso, pembudidaya anggrek, Kamis (8/8/2019).

Dijelaskan Dedek, anggrek hitam Cettar Kediri merupakan hasil persilangan dendrobium Parasayu dengan Jefritan. Biasanya untuk hasil pendaftaran patent register bisa berlangsung cepat, namun juga bisa cukup lama.

"Kadang 3 hari sudah keluar, namun juga bisa sebulan lebih," sambungnya.

Sebelumnya, Dedek juga berhasil melakukan persilangan anggrek Ken Arok dengan Lasiantera yang melahirkan anggrek dendronium Harmoni yang telah dipatentkan di London.

Nama anggrek Harmoni ini pemberian Gubernur Khofifah.

Anggrek hitam Harmoni telah dipajang di arena kegiatan Gelar Inovasi Teknologi Tanaman Pangan dan Hortikultura yang berlangsung di Lapangan Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Malahan anggrek dengan dominasi warna hitam itu telah dipajang di panggung utama kegiatan yang dihadiri sekitar 3.000 undangan dari seluruh Indonesia.

Dedek selama ini mengembangkan varian baru berbagai anggrek dari jenis yang sudah mulai langka.

Namun karena tidak bisa mengurus surat izinnya anggrek yang sudah mulai langka sering tertahan di bandara.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved