Selama 7 Bulan, 659 Perempuan di Sampang Jadi Janda Karena Bercerai

Selama tujuh bulan mulai dari Januari hingga Juli 2019, sebanyak 659 perempuan di kabupaten Sampang, Madura, menjadi janda karena cerai.

Selama 7 Bulan, 659 Perempuan di Sampang Jadi Janda Karena Bercerai
TribunPalu.com
Ilustrasi Perceraian 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

SURYA.co.id | SAMPANG - Selama tujuh bulan mulai dari Januari hingga Juli 2019, sebanyak 659 perempuan di kabupaten Sampang, Madura, menjadi janda karena cerai

Tercatat di Pengadilan Agama (PA) Sampang, dari bulan Januari hingga bulan Juli 2019 terdapat 828 perkara cerai, terdiri dari cerai talak sebanyak 289 perkara dan cerai gugat sebanyak 539 perkara.

"Perkara yang masuk tersebut tidak semuanya diputus, melainkan masih ada sebagian yang masih dalam proses persidangan," kata Fa'iq, Panitera Pengadilan Agama (PA) Sampang, Kamis (8/8/2019).

Ia mengatakan selama tujuh bulan itu perkara yang diputus sebanyak 659 perkara.

"Rinciannya, cerai talak sebanyak 242 dan cerai gugat 417 perkara," ujarnya.

Penyebab dari sejumlah perkara tersebut pihaknya menerima dari beragam permasalahan, mulai dari perselisihan, pertengkaran terus menerus, kawin paksa, poligami, perekonomian, dihukum sampai dipenjara, serta meninggalkan pasangannya begitu saja.

Namun, penyebab perceraian yang paling dominan disebabkan oleh adanya perselisihan dan pertengkaran terus menerus di dalam keluarga.

"Jumlahnya hingga mencapai 419," paparnya.

Fa'iq menambahkan bahwa pihaknya selalu melakukan proses mediasi terlebih dahulu sebelum memutus suatu perkara kepada warga yang hendak mengurus penceraian.

"Agar masyarakat tidak terlalu gampang mengambil keputusan untuk bercerai, lebih baik terlebih dahulu berkomunikasi kepada keluarga untuk mencari solusi yang baik," pungkasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved