Gugatannya Kalah di Mahkamah Konstitusi, Begini Reaksi Nasdem Tulungagung

Mahkamah Konstitusi memenangkan KPU dalam gugatan yang diajukan oleh partai Nasdem di Tulungagung. Begini reaksi partai Nasdem.

Gugatannya Kalah di Mahkamah Konstitusi, Begini Reaksi Nasdem Tulungagung
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Ketua DPD Partai Nasdem Tulungagung, Ahmad Djadi (songkok hitam), bersama jajaran pengurus. 

Padahal C1 hologram bersumber dari data per TPS, dan yang punya wewenang adalah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), bukan KPPS.

“Ternyata form C1 hologram itu kalah kekuatannya, dengan surat kejadian khusus yang ditulis oleh PPK. Dan itu hanya ditandatangani ketua PPK saja,” sambung Djadi.

Catatan khusus dari PPK inilah yang akhirnya membuat Nasdem kalah. Yang aneh bagi Nasdem, catatan kejadian khusus itu tidak pernah ada, sesuai keterangan para saksi.

Catatan kejadian khusus itu dibuat pada 25 April 2019. Seharusnya catatan itu sudah tidak berlaku, karena ada rekapitulasi tingkat kabupaten pada 30 April 2019.

“Pada rekapitulasi tingkat kabupaten dilakukan pembenaran, termasuk jika dan catatan kejadian khusus. Seharusnya catatan kejadian khusus itu tidak berlaku lagi,” tegas Djadi.

Menurutnya kekalahan Nasdem ini menjadi preseden buruk pelaksanaan Pemilu. Sebab suara pemilih bisa dikalahkan oleh catatan kejadian khusus dari PPK.

“Caleg tidak usah cari kader, lobi saja ketua PPK,” sindir Djadi.

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved